Rabu, 06 Februari 2019

Program Wakaf dari Prudential, Berasuransi Sambil Beramal

Setelah beberapa waktu lalu saya belajar soal Wakaf di Prudential Tower bersama Prudential dan dibuat penasaran dengan hubungan wakaf dan asuransi, akhirnya rasa penasaran saya terjawab pada Jumat 1 Februari 2019. Rumah Maroko di kawasan Menteng menjadi lokasi peluncuran program baru Prudential Indonesia. Peluncuran ini sungguh meriah, banyak tamu undangan yang datang dan saya beruntung menjadi salah seorang diantaranya. 

(dok.wartaekonomi.co.id)

Hujan yang turun siang itu tak mempengaruhi kemeriahan acara. Karena acara didahului dengan makan siang, maka saya dan para undangan lain segera menyantap hidangan yang tersedia. Lantunan lagu-lagu islami yang dibawakan secara live menemani kami yang sedang makan siang. Menunya ala middle east. Di sebuah pojok, ada es krim Turki yang diantri para undangan, yang tertawa melihat ulah pelayan es krim yang usil. 



Lalu program baru apakah yang diluncurkan Prudential Indonesia siang itu? Program baru Prudential Indonesia ini adalah program wakaf dari PRUsyariah. Program wakaf memungkinkan nasabah mewakafkan polisnya dengan persentase tertentu agar polis tersebut bermanfaat untuk orang lain. Orang yang menerima wakaf dapat manfaat, orang yang memberi wakaf dapat pahala yang mengalir terus. 


Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia naik ke panggung untuk membuka acara. Saya selalu kagum dengan pak Jens ini, ia ramah dengan semua orang. Pak Jens mengatakan bahwa Prudential Indonesia sangat senang menghadirkan program wakaf dari PRUsyariah sebagai wujud dari komitmen Prudential yang baru yaitu "We Do Good" atau kami mewujudkan kebajikan.

Program ini melengkapi serangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensif dari Prudential, kata pak Jens. As we know saat ini Prudential Indonesia memang berfokus pada 4 hal yaitu We Do Wealth (financial planning), We Do Health (kesehatan), We Do Tech (adaptasi pada perkembangan teknologi) dan We Do Good (menyampaikan kebajikan). Empat fokus ini berdasar pada tagline Prudential Indonesia yang baru yaitu Listening, Understanding, Delivering.

Apa sih kegunaan wakaf hingga Prudential Indonesia melirik wakaf? Bapak Dr. Irfan Syauqi Beik SP, MSc, EC, seorang pengamat ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor di acara kemarin mengatakan bahwa wakaf umumnya digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit. Selama fasilitas tersebut dimanfaatkan pahala wakaf tidak terputus.


(dok.Timothy WP)

Kini wakaf juga dapat berupa uang (cash waqaf), seperti melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syariah. Pengelolaan dana wakaf secara profesional sangat penting untuk memastikan nilai harta wakaf tetap terjaga dan hasil usaha wakaf terus memberikan manfaat bagi masyarakat, lanjut pak Irfan Syauqi Beik.

Segala yang berhubungan dengan orang banyak memang harus dikelola dengan baik karena ini menyangkut kepercayaan dan tanggung jawab. Oleh karena itu di program wakaf ini Prudential Indonesia bekerjasama dengan tiga lembaga wakaf atau nazhir yang terpercaya dan sudah dikenal oleh masyarakat luas yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah bebas memilih nazhir diantara ketiga lembaga ini. 


(dok.Timothy WP)

Kenapa Prudential membuat program wakaf? Menurut bu Nini Sumohandoyo, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia, program wakaf dibuat karena Prudential Indonesia ingin mendukung nasabah yang sedang mencari solusi modern dan cerdas untuk menunaikan wakaf, sekaligus memastikan dirinya dan keluarganya memperoleh proteksi dan perencanaan investasi yang tepat.

Program wakaf yang berfokus pada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya punya slogan "Selalu Berbagi, Selamanya Berarti", artinya mengajak semua untuk terus berderma demi manfaat yang abadi, lanjut bu Nini. Bu Nini dan timnya sukses meningkatkan jumlah nasabah PRUsyariah sebanyak 20%. Dengan peningkatan sebesar ini, program wakaf akan berjalan dengan sukses.

Namun program wakaf itu tak dibuat dengan mudah. Prudential Indonesia mengadakan survey dulu mengenai pemahaman masyarakat tentang wakaf. Sayangnya literasi masyarakat tentang wakaf masih kurang ya. Pemahaman masyarakat tentang wakaf baru terbatas pada wakaf tanah atau gedung. Makanya adanya program wakaf melalui asuransi ini merupakan cara yang sangat baru. 



Untuk memberi pemahaman pada masyarakat luas, Prudential Indonesia mengerahkan para tenaga pemasar asuransinya yang tersebar di mana-mana. Nah para tenaga pemasar asuransi ini tentu dibekali dengan pemahaman mengenai wakaf dulu nih. Saking banyaknya agen asuransi Prudential yang mendapat pelatihan, Prudential Indonesia sampai mendapat rekor MURI untuk "Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak" karena ada 9.000 tenaga pemasar asuransi dan masyarakat yang ikut serta dalam pelatihan ini.

Gimana aturan dari program wakaf ini? Bagi nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, mereka dapat mewakafkan hingga 95% dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. Sementara untuk nasabah baru dapat mewakafkan hingga 45% dari manfaat asuransinya. Nah ... dikasih kesempatan besar buat beramal nih sama Prudential Indonesia.

Lalu gimana prospek program wakaf ini? Indonesia merupakan salah satu dari 20 ekonomi terbesar di dunia. Meski begitu, masalah kemiskinan masih menjadi tantangan. Menurut World Giving Index oleh Charity Aids Fund, Indonesia ada di posisi teratas sebagai masyaakat paling dermawan di dunia. Iya.. masyarakat kita tuh jiwa sosialnya tinggi.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, memberi arti bahwa wakaf asuransi punya potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan di negara ini. So... saya sih yakin masyarakat akan banyak yang mengikuti program wakaf. Mau ikutan juga? Yuk... Jalanin Bareng.

10 komentar :

  1. Ini program baru dari asuransi Prudential ya mba, semoga semakin banyak juga pilihan asuransi yang bisa dual fungsi seperti program wakaf dari Prudential gini. Senang aja gitu rasanya bisa berasuransi sekaligus juga beramal :)

    BalasHapus
  2. Membuat pahala yang terus-menerus mengalir kepada kita ternyata tidak susah ya Mbak. Apalagi prasarananya juga tersedia dengan mengikuti asuransi Prudential. Sepanjang fasilitas umum yang dibangun atas wakaf kita terus digunakan pahalanya juga terus mengalir. Membayangkan saja sudah keren deh

    BalasHapus
  3. Perusahaan asuransi prudent ini tak pernah berhenti berinovasi, bahkan dalam konsep berbasis syariah
    Pun ketika membuka peluang menyelenggarakan wakaf melalui polis aauransi

    BalasHapus
  4. Program wakaf tentu jadi idaman masyarakat, karena makin banyak lembaga yang membantu

    BalasHapus
  5. Program wakaf yang terjamin ini jadi pilihan menarik dan pas ya supaya orang2 yg mau berwakaf ga ragu lagi. penyaluran dana wakafnya juga jelas dan terjaga

    BalasHapus
  6. Aku langsung membayangkan betapa hebatnya potensi wakaf ini. Terutama wakaf asuransi yang akan mendorong pembangunan ekonomi serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan di negara ini. Salut untuk Prudential dengan program wakafnya.

    BalasHapus
  7. Program wakaf Prudential dari PRUSyariah ini, menjadi jawaban dari masyarakat yang butuh akan program seperti ini ya Mba. Jadi perlindungan diri selama di dunia dapat dan pahala setelah meninggal juga dapet.

    BalasHapus
  8. Program asuransi syariah dari Prudential sudah bagus. Sekarang ditambah lagi dengan bisa wakaf. Semoga banyak masyarakat yang tertarik dengan program ini

    BalasHapus
  9. Prudential emang keren banget ya mbak. Selalu berinovasi dan menciptakan produk-produk baru yang tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

    BalasHapus
  10. Waah..asuransi juga sekarang ada fitur wakafnya yaa,semakin memudahkan orang tuk berwakaf deh.

    BalasHapus

Back to Top