Selasa, 15 Oktober 2019

Menyulap Tempat Pembuangan Sampah jadi Wisata Hutan Bakau Dian Wakat Park

Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam, kadang harus dibangkitkan dengan cara yang kreatif. Akibat masyarakat sering membabat bakau yang menahan abrasi dipinggir pantai, sekaligus menjadikan rawa tempat bakau tumbuh sebagai tempat membuang sampah, hutan bakau di Ohoi Dian Darat disulap menjadi tempat wisata. 


Ohoi Dian Darat adalah satu Ohoi (desa) di Kabupaten Kepualuan Kei. Saya menyambagi desa ini pada 14 Oktober kemarin. Jembatan panjang warna-warni menyambut ketika saya datang. Orang-orang yang hobi berpose ria akan langsung menjadikan jembatan warna-warni ini sebagai spot untuk berfoto dan langsung mengunggahnya ke media sosial. Namun saya lebih suka menikmati rapatnya akar bakau yang berada di samping kiri dan kanan jembatan ini.

Kamis, 10 Oktober 2019

Berburu Hotel Murah Seharga 99 Ribu di Mister Aladin Travel Carnival

Mister Aladin mengadakan Mister Aladin Travel Carnival pada 30 September - 6 Oktober 2019 di Mal Kota Kasablanka. Bertemakan Carnival, pameran travel ini diadakan untuk menyambut kemeriahan masa liburan akhir tahun dan makin beragamnya produk Mister Aladin. Pameran ini juga menjadi momen diluncurkannya fitur pesawat Internasional dan kereta api. 


Area atrium mal Kota Kasablanka sangat meriah pagi itu. Area Atrium yang luas didekor khusus untuk Mister Aladin Travel Fair. Kemeriahan sungguh nyata terasa, hingga para pengunjung mal berhenti dan mengarahkan pandangan ke area Miater Aladin Travel Fair. Beberapa remaja masih melakukan gladi resik tarian yang akan membuka acara hari itu. Saya melangkahkan kaki memasuki area pameran hari itu, tanggal 3 Oktober 2019.

Minggu, 06 Oktober 2019

Serunya Belajar Macapat Walaupun Singkat

Macapat bukan sekedar tembang, tapi pembelajaran soal karakter dan berisi petuah hidup. Macapat juga adalah pelajaran tentang sejarah dan proses kehidupan sejak lahir hingga kematian. Penjelasan ini diberikan oleh Romo Guru Projosuwasono dalam bahasa jawa yang halus sekali di acara Workshop Macapat yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. 


Saya mengangguk tapi juga mengernyitkan kening mendengar penjelasan itu di siang yang panas, di Anjungan DI Yogyakarta TMII. Saya dan beberapa teman mengikuti workshop Macapat itu tanggal 21 September lalu. Hadir juga beberapa pelaku seni yang langsung datang dari daerah Jawa Tengah serta mahasiswa jurusan sastra jawa Universitas Indonesia. Saya sengaja datang untuk tahu lebih jauh tentang Macapat sekaligus mempelajarinya walaupun waktunya singkat.

Jumat, 27 September 2019

Lewat #IndonesiaDaruratAsap, Rumah Zakat Bergerak Bantu Warga Terdampak Asap

Masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia, terutama sebagian Kalimantan dan Sumatra, sedang mengalami bencana asap yang diakibatkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menurut BMKG, kondisi udara di kota Pekanbaru, Sampit dan Palembang sudah memasuki status bahaya. Nggak terbayangkan bagaimana menderitanya saudara kita yang tinggal di sana.


Kebakaran bukan hanya berdampak pada kesulitan pandangan akibat pekatnya asap, namun asap juga berbahaya untuk kesehatan. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, dari Februari hingga September 2019 jumlah penderita Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat Karhutla mencapai 919.516 orang. Jumlah ini akan terus bertambah jika Karhutla tidak segera ditanggulangi.


Selasa, 24 September 2019

Kenali Penyebab Kehamilan Resiko Tinggi dan Cara Menghadapinya

Memiliki anak adalah hal yang diinginkan oleh pasangan suami istri, terutama pasangan yang baru menikah. Namun adakalanya kehamilan yang diinginkan tidak berlangsung lancar. Beberapa calon ibu mempunyai riwayat penyakit yang membuat kehamilannya beresiko tinggi. Jika tak ditangani dengan baik, kehamilan seperti ini akan membahayakan sang ibu dan bayinya. 


Ingin tahu lebih jauh soal kehamilan risiko tinggi, saya datang ke acara Bicara Gizi - Menghadapi Kehamilan Resiko Tinggi yang diadakan oleh Nutrisi Untuk Bangsa di bilangan Jakarta pada 17 September 2019. Ada Dr. dr. Ali Sungkar SpOG(K), dokter spesialis Kandungand an Kebidanan serta mbak Putu Andani, M.Psi, psikolog dari Tiga Generasi yang menjadi narasumbernya. Bincang Gizi dihadiri juga oleh bapak Arif Mujahidin Corporate Communication Director Danone Indonesia.

Minggu, 15 September 2019

Terpikat Tenun dan Lurik Cantik di Kriyanusa 2019

Demi kian memajukan industri kerajinan lokal Indonesia, aneka pameran kerap diadakan. Pameran ini menjual berbagai kerajinan khas daerah di Indonesia. Para pengrajinnya adalan UMKM binaan. Rata-rata pameran seperti ini ramai dikunjungi pembeli. Pameran kerajinan lokal yang baru saja berlangsung adalah Kriyanusa 2019.


Kriyanusa 2019 diadakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang membina UMKM di seluruh Indonesia. Tahun ini Kriyanusa 2019 berlangsung di Balai Kartini Jakarta sejak tanggal 11 September 2019 hingga 15 September 2019. Tema yang diangkat adalah Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas dan Kewirausahaan. Masyarakat bisa datang ke Kriyanusa 2019 tanpa harus membeli tiket masuk alias gratis. 


Jumat, 13 September 2019

Saya Suka Face Mist C-Defense Wardah Bukan Karena Wangi Jeruknya

Jakarta belakangan ini panasnya luar biasa. Beberapa hari ini temperatur Jakarta di kisaran 34 - 35 derajat celcius. Terik banget kan. Kalau lagi keluar rumah, panas matahari yang demikian terik langsung bikin kulit, terutama kulit muka clekit-clekit, sakit gitu. Jangankan di luar rumah, di dalem rumah aja terasa banget panasnya. 



Kulit wajah memang yang paling menderita ketika kita keluar rumah. Paparan panas matahari dan debu membuat kulit wajah terasa panas dan memerah. Apalagi jika masih ditambahi dengan make up super tebal. Iya sih wajah jadi cantik, tapi make up tebal bisa membuat kulit wajah susah bernafas. Penderitaan si kulit wajah makin menjadi deh.


Back to Top