Danau Framu, Surga Tersembunyi di Papua

Pulau Papua adalah pulau yang eksotis. Banyak tempat wisata yang belum terjamah di sini. Kalau mendengar nama Papua, biasanya tempat wisata yang langsung terpikirkan oleh kita adalah Raja Ampat. Raja Ampat memang sudah terkenal bahkan hingga ke dunia Internasional. Namun saya ingin menulis tentang satu tempat wisata, yang sangat ingin saya datangi suatu hari, Danau Framu namanya. 

danau framu (dok.pesona travel)

Danau Framu muncul ketika saya googling tentang tempat wisata di Papua. Saya terpikat dengan foto-foto Danau Framu yang banyak terpampang di sana, luar biasa indahnya. Saya menelisik lebih jauh tentang Danau Framu. Ternyata banyak juga yang sudah pernah datang ke sana. Iri saya dibuatnya. 


Danau Framu, Surga Tersembunyi di Papua


Danau Framu adalah bagian dari Danau Ayamaru yang terletak di Kota Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, sekitar 216 kilometer arah barat dari Kota Sorong. Dari kota Sorong menuju Ayamaru bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum selama  4 hingga 5 jam perjalanan. Tapi kalau mau praktis, pakai saja motor yang disewakan di kota Sorong.

Jalan menuju Danau Framu lumayan sulit karena nggak semua rutenya melalui jalan raya beraspal mulus. Seringkali malah jalannya kecil dan bergelombang serta berbatu. Kondisi jalan yang seperti inilah yang membuat Danau Framu tak sering dijamah oleh para traveler. Mesti niat banget kalau mau ke sana dan harus mempersiapkan stamina.  


airnya jernih banget (dok.idntimes.com)

Danau Ayamaru yang memiliki luas 980 Hektar, terbentang membelah sebagian besar kampung-kampung di dataran Ayamaru. Danau Framu merupakan bagian kecil dari Danau Ayamaru. Danau ini terkenal di kalangan para traveler karena airnya yang jernih. Saking jernihnya hingga dasar danau bisa terlihat dengan jelas.

Danau Framu terletak di dalam hutan. Dari jalanan utama menuju danau Framu membutuhkan jalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit menyusuri hutan kecil Papua Barat yang didominasi dengan tumbuhan semak belukar. Di antara rerimbunan semak belukar itulah danau yang didominasi warna biru toska ini berada.

Ada 8 kampung yang ada di sekitar danau Framu yaitu  kampung Segior, Woman, Mefkajem, Kartapura, Mapura, Yukase, Karetubun dan Kampung Jitmau. Namun kampung-kampung ini berjauhan letaknya. Jadi ya siap-siap nggak menemukan satu orang pun kalau kita menuju Danau Framu. 


mengelilingi danau dengan sampan (dok.jadimandiri.org)

Karena terletak di dalam hutan, maka danau dikelilingi rimbunnya pepohonan. Hutan di Papua cukup terjaga, EcoNusa adalah salah satu lembaga yang berkiprah menjaga hutan Papua. Saya bayangkan alangkah tenangnya suasana di sana. Cocok untuk menyepi, menikmati keindahan alam sambil bermeditasi. Air danau berwarna biru toska dan teramat jernih terlihat begitu menenangkan.

Danau indah ini begitu bersih karena orang Papua asli alias penduduk lokal menjaganya. Danau Ayamura menyimpan banyak ikan yang sering diambil oleh penduduk setempat untuk makan sehari-hari. Karena memberi manfaat, maka penduduk lokal merawat danau ini. Semoga selamanya danau ini terawat dengan baik.

Meski indah luar biasa, namun hati-hati berenang di danau ini. Airnya yang tenang pertanda danau ini cukup dalam. Katanya dalam danau bisa mencapai 6 meter. Dalem banget kan. Namun berenang di tepian dana sudah cukup kok, atau sekedar menceburkan kaki dan berjalan di bebatuan yang jelas terlihat dari pinggir danau.

Jika datang ke sana, ingat ya untuk menjaga kebersihan danau. Jangan buang sampah sembarangan. Hormati penduduk lokal dan patuhi adat istiadat setempat. Danau Framu yang indah akan membuai kita, tapi perjalanan dari kota Sorong tuh jauh banget. Jadi ingat jangan berlama-lama di sana, atau kita harus menginap di hutan karena kemalaman. Papua itu Indonesia, kapan kita ke sana?

4 komentar