Minggu, 29 Desember 2019

Oli Motor Matic Fastron dari Pertamina, Bikin Mesin Motor Awet

Motor, sudah menjadi kebutuhan buat orang-orang yang hidup di perkotaan. Aktivitas wara-wiri menjadi lebih praktis jika kita memiliki motor. Saya sendiri sudah lama memiliki motor. Motor yang saya pakai sekarang ini adalah motor yang ketiga setelah dua motor sebelumnya saya jual.  

Motor yang terakhir ini sudah saya miliki 5 tahun lamanya. Masih awet dan enteng dibawa ngacir. Nggak pernah ganti spare part parah, penggantian yang saya lakukan paling di bagian ban. Dulu, sebelum saya pakai ban tubles, saya termasuk sering ganti ban. Sebab utamanya karena bocor tertusuk paku. Kemudian saya ganti ban tubles yang lumayan bandel kalo ketusuk paku.

Memiliki motor, memang nggak sekedar buat ditunggangi. Namun juga kudu dirawat supaya ia nggak ngambek dan mengganggu aktivitas kita. Pernah, saat saya mau pergi ke sebuah acara, ehhh motor nggak mau nyala walau udah saya starter. Deg-degan dong ya takut nih motor problem mesinnya. Ternyata bensin kosong pemirsaaa. Jadi saya inget malem sebelumnya, saya keburu-buru pulang karena hari nyaris hujan dan lupa mampir ke pom bensin.

Beberapa waktu lalu, saya dan seorang saudara sepupu saya pergi ke Cilandak. Sang saudara sepupu ini minta ditemani ke sebuah acara pernikahan. Karena saya juga lagi nggak ada acara, jadilah kami berboncengan menggunakan motor si sepupu menuju sebuah gedung di kawasan Cilandak. Hari itu hari Minggu.

Ketika beberapa puluh meter dari rumah, saya merasa ada yang aneh dengan motor sepupu saya. Suaranya terkadang kasar sekali. Sepupu bilang, besok motornya itu memang mau diservice. Nggak apa-apalah, toh kita juga jalannya deket, kata sang sepupu. Saya iyakan kata si sepupu sembari mengingatkannya untuk membawa motornya ke bengkel esok hari.

Singkat cerita, kami sampai di gedung tempat pernikahan teman si sepupu. Sudah makan dan sudah pula memberi ucapan selamat. Kami pulang setelahnya. Motor si sepupu kembali mengeluarkan suara kasar ketika berjalan. Suara kasarnya lebih sering timbul dibandingkan ketika kami berangkat tadi. Saya bilang ke sepupu bahwa saya takut motornya mogok tiba-tiba. Ucapan saya sebenernya bercanda, namun tiba-tiba mesin motor sepupu saya mati. Motor beneran mogok.

Kami berdua panik dan langsung meminggirkan motor. Sepupu coba menstarter motor, tapi motor tak mau nyala. Cek bensin, bensinnya masih full. Sepupu coba menstarter manual dengan cara meng-engkol. Tapi batang besi untuk meng-engkol nggak mau turun. Kayak kekunci gitu. Seorang pengendara motor meminggirkan motornya dan membantu saya dan sepupu buat menyelakan motor. Tapi motor tetap nggak mau nyala.

Mungkin akinya habis mbak, katanya. Kemudian ia juga juga mengengkol motor. Begitu tau engkol motor terkunci, ia langsung bertanya ke sepupu saya, kapan terakhir ganti oli? Sepupu saya bengong, ia lupa kapan motornya terakhir kali ganti oli. Si pengendara motor berbaik hati ikut mendorong motor sepupu saya ke bengkel motor terdekat. Untung ada bengkel yang buka hari minggu begini. Ya walaupun kudu mendorong motor sampe 100 meteran.

Teknisi motor langsung mengecek motor sepupu saya dan ketika membuka tempat oli ia langsung bilang bahwa olinya kering. Jadi penyebab motor sepupu saya mogok itu adalah karena olinya kering. Suara kasar yang keluar dari motor merupakan sinyal bahwa mesin motor kekurangan pelumas.

Oli motor Fastron SAE10W-40 Pertamina


Oli berfungsi sebagai pelumas untuk mesin. Ketika mesin dihidupkan, oli dialirkan ke setiap komponen mesin oleh pompa oli. Oli melewati bagian-bagian yang bergerak dan membentuk lapisan film untuk melumasi komponen tersebut. Komponen terjaga dari kerusakan dan keausan. Selain itu oli berfungsi sebagai perapat, pembersih, penyerap panas dan pencegah karat.

Ketika oli habis, maka akibatnya bisa fatal bagi kendaraan. Akan timbul bunyi kasar yang diakibatkan gesekan antar komponen, mesin jadi overheat, engkol mesin terkunci, boros BBM, kinerja mesin jadi menurun, komponen mesin jadi rusak dan akibat yang parahnya adalah turun mesin. Biaya buat turun mesin bisa jutaan, mahal banget emang.

Oli motor harus diganti maksimal 3-4 bulan. Semakin lama oli diganti maka kualitasnya akan menurun dan nggak maksimal melumasi mesin. saat ini banyak oli mesin beredar di pasaran. Sebaiknya pilih oli mesin yang memiliki kekentalan lebih tepat pada temperatur tertinggi atau temperatur terendah ketika mesin dioperasikan. Oli mesin yang kental mencegah mesin motor aus lebih cepat.

Salah satu oli mesin yang kental adalah Fastron SAE10W-40 keluaran Pertamina. Ini oli motor matic yang saya pakai.Saya rutin mengganti oli motor 3 bulan sekali. Oli Fastron membuat tarikan mesin motor saya enteng. Suara motor yang keluar juga halus. Saya sik nggak pernah menggeber motor di atas 80 kilometer ya, bukan pembalap dan di jalanan umum nggak boleh ngebut, meski mesin yang enteng gini kerap kali menggoda buat menggeber lebih cepat.

Fastron SAE10W-40 adalah buatan dalam negeri lho. Buat saya Fastron SAE10W-40 adalah oli motor terbaik karena merawat mesin motor saya jadi awet. Oli motor Fastron ini saya rekomendasikan pada sepupu saya yang motornya mogok gara-gara kehabisan oli. Moga dia nggak lupa lagi ganti oli.








Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Back to Top