Jumat, 27 September 2019

Lewat #IndonesiaDaruratAsap, Rumah Zakat Bergerak Bantu Warga Terdampak Asap

Masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia, terutama sebagian Kalimantan dan Sumatra, sedang mengalami bencana asap yang diakibatkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menurut BMKG, kondisi udara di kota Pekanbaru, Sampit dan Palembang sudah memasuki status bahaya. Nggak terbayangkan bagaimana menderitanya saudara kita yang tinggal di sana.


Kebakaran bukan hanya berdampak pada kesulitan pandangan akibat pekatnya asap, namun asap juga berbahaya untuk kesehatan. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, dari Februari hingga September 2019 jumlah penderita Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat Karhutla mencapai 919.516 orang. Jumlah ini akan terus bertambah jika Karhutla tidak segera ditanggulangi.


Masyarakat yang terdampak ISPA akibat Karhutla tersebar di 6 provinsi yaitu Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sesungguhnya dampak Karhutla lebih parah dari yang kita duga. Secara detail, dampak kabut asap di Indonesia adalah :
1. Menyebarkan emisi gas karbon dioksida ke atmosfer
2. Potensi banjir dikarenakan pohon-pohon hangus atau hilang
3. Hampir 1 juta orang menderita ISPA akibat kebakaran hutan dan lahan
4. Terbunuhnya satwa liar dan hancurnya pohon dan tanaman
5. Asap yang ditimbulkan menyebabkan gangguan di berbagai sendi kehidupan masyarakat antara lain pendidikan, agama dan ekonomi. 




Program #IndonesiaDaruratAsap dari Rumah Zakat


Rumah Zakat adalah World Digital Charity Organization yang mengelola zakat, infak, sedekah serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Melihat kesulitan yang sedang dialami oleh masyarakat terdampak asap Karhutla, Rumah Zakat tak tinggal diam. Rumah Zakat telah mengirimkan 100 orang relawan beberapa waktu lalu dan tanggal 25 September 2019 memberangkatkan armada berupa mobil oksigen dan armada yang membawa obat-obatan serta masker N-95.

Pada presscon kemarin, Nur Efendi, CEO Rumah Zakat mengatakan bahwa Rumah Zakat terus berupaya memberikan penanganan terbaik bagi masyrakat yang terpapar asap. Penanggulangan bencana ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun kewajiban kita semua untuk memberikan solusi atas bencana yang terjadi, katanya. Benar.. kita tak bisa hanya bergantung pada upaya pemerintah, namun bencana besar ini menjadi tanggung jawab semua pihak. 



Rumah Zakat terjun untuk membantu mengatasi Karthutla dan menangani para korbannya dalam program respon #IndonesiaDaruratAsap. Program #IndonesiaDaruratAsap ini terdiri dari :
1. Mengadakan sholat Istisqo, meminta Sang Maha Kuasa menurunkan hujan agar Karhutla padam segera.
2. Pemadaman titik api bersama satgas gabungan.
3. Penyediaan pos dan ruang steril asap.
4. Penyediaan dan sosialisasi safe house.
5. Pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan.
6. Layanan ambulance.
7. Pembagian masker.
8. Logistik bagi petugas.
9. Support BBM bagi pemadam kebakaran.



Rumah Zakat saat ini telah menyediakan safe house bagi warga terdampak asap yaitu 2 safe house di Pekanbaru, 1 safe house di Pontianak dan 1 safe house di Jambi. Warga yang tinggal di safe house Rumah Zakat akan mendapatkan fasilitas tim medis, obat-obatan, masker dan ambulans antar jemput. Selain itu mereka juga diberikan makan 3 kali sehari. Safe house merupakan tempat tinggal sementara bagi warga yang terpapar kabut asap. Tempatnya kedap udara dan ada pendingin ruangan.

Adapun mobil oksigen yang diberangkatkan kemarin adalah armada tambahan untuk melengkapi armada sebelumnya. Mobil Oksigen akan berkeliling memberikan obat-obatan dan oksigen untuk korban asap yang membutuhkan. Saat ini bukan hanya korban asap saja yang menjadi perhatian namun juga 100 relawan yang diterjunkan di 6 provinsi. Penting untuk selalu memantau kesehatan mereka karena setiap hari mereka berjibaku memadamkan kebakaran yang artinya setiap hari terpapar asap.



Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pos kesehatan, oksigen, masker N-95, siap siaga ambulans dan alat pemadam kebakaran. Rumah Zakat telah membagikan 15 ribu lebih masker kepada warga terdampak asap di 9 titik namun itu masih sangat kurang. Program #IndonesiaDaruratAsap punya target membagikan 1 juta masker kepada masyarakat, karena sampai saat ini Karhutla masih belum padam.

Selain program jangka pendek yang langsung menerjunkan bantuan, Rumah Zakat juga punya program jangka panjang yang berkolaborasi dengan berbagai pihak yaitu :
1. Mendorong pemerintah dalam upaya penegakkan hukum bagi perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan yang tegas dan membuat efek jera.
2. Pembuatan sumur bor dan kanal kanal air di kawasan hutan dan lahan gambut rawan kebakaran.
3. Penyadaran masyarakat akan bahaya dan penanganan cepat bencana asap melalui desa tangguh bencana asap di wilayah bencana.

Semoga kebakaran segera padam, agar masyarakat terdampak bencana tak makin menderita.

17 komentar :

  1. Nggak kebayang kalau misal aku di kawasan karhutla, ngeliatnya udah sesak :( Rumah zakat programnya inovatif wajib dibantu, semua harus bergerak.

    BalasHapus
  2. Masya allah.people power ya kak. Kebayang gimana yang tinggal langsunh disana. Sedangkan kami yang di Medan ada udah gak sehat padahal asapnya cuman mampir.

    BalasHapus
  3. rumah zakat punya program yang inovatif, karena dengan adanya karhultah masyarakat akan sesak bernafas, semoga dengan bantuan rumah zakat dapat membantu masyarakat

    BalasHapus
  4. Dampak kabut asap miris banget mbak. Hadirnya rumah zakat sangat memudahkan terkhusus bantuan yg diberikan dan mengurangi penyakit seperti sesak, dsb.

    BalasHapus
  5. Perlu adanya kesadaran dari semua pihak untuk pencegahan dan penanggulangan dampak karhutla

    BalasHapus
  6. Barakallahu Rumah Zakat yang sangat cepat tanggap. Semoga kita semua bisa selalu saling bergandengan tangan menangani dampak karhutla yang belum berakhir ini, Aamiin.

    BalasHapus
  7. Masya Allah ih mantul pisan. Aku kadang suka malu sama diri sendiri banyaj ngeluh, sedangkan mereka disana aja melawan asap. Aku salut sama Rumah Zakat yang memahami kebutuhan mereka disana bagus cepat tanggap

    BalasHapus
  8. semoga bencana asap segera berlalu, mereka yg terkena bencana diberi kesabaran melalui musibah ini

    BalasHapus
  9. Semoga kebakaran segera padam, agar masyarakat terdampak bencana tak makin menderita.Aamiin. Salut untuk Rumah Zakat lewat gerakan Indonesia Darurat Asap. Semoga dimudahkan semua...

    BalasHapus
  10. Kagum sama Rumah Zakat yang selalu hadir untuk negeri.
    Gak hanya Indonesia, sering juga mengirimkan relawan ke daerah-daerah bencana di luar negeri.
    Barakallahu fiikum, Rumah Zakat.

    BalasHapus
  11. ternyata rumah zakat juga turut membantu menangani masalah sosial lainnya yak. kirain hanya sekitaran zakat qurban saja. alhamdulillah makin banyak yg hadir untuk bantu sesama

    BalasHapus
  12. Masya allah Rumah Zakat ini keren banget yah, semakin berinovasi dalam segala hal untuk kepentingan sesama, keren memang. Kagum saya sama Rumah Zakat

    BalasHapus
  13. Sedihh denger mereka bnyak yang kena ISPA.. aku seneng banget deh kalo ada kegiatan sosial gini dan pengen juga rasanya ikut

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah adanya safe house bisa membantu ya untuk warga yang terkena dampak asap, tapi tetap diusahakan agar tak ada lagi darurat asap

    BalasHapus
  15. Alhamdulillah masih banyak yang peduli dan berikan bantuan ya Mba,, semoga dampak dari asap kebakaran hutan ini dapat segera ditanggulangi, dan masyarakat dapat menikmati lagi udara segar.

    BalasHapus
  16. Aamin YRA. Ternyata memang masih banyak yang concern dan langsung mengulurkan bantuan untuk kebakaran hutan yaa.

    BalasHapus
  17. MasyaMasya Allah, selalu kagum luar biasa dengan relawan-relawan ini. Apalagi, mereka dengan relanya berkorban memberikan pertolongan. Terlebih, pada kasus karhutla yang satu ini. Speechless

    BalasHapus

Back to Top