Pemenang Kompetisi Farmer2Farmer 2019 Siap Menimba Ilmu di Belanda

Mungkin di benak para peternak sapi, tak pernah terbayang bisa pergi ke Belanda untuk menimba ilmu tentang peternakan sapi. Tapi untuk empat orang pemenang kompetisi Farmer2Farmer dari Frisian Flag Indonesia. Belanda adalah salah satu negara yang peternakan sapinya maju, dan kesempatan menimba ilmu di sana adalah kesempatan emas. 

(dok.jitunews.com)

Saya datang ke acara pengumuman pemenang Farmer2Farmer 2019 di gedung Kementrian Pertanian pada tanggal 5 April 2019. Petani daerah Jawa Timur, Lembang dan Pengalengan hadir juga di sana. Mereka adalah para peternak sapi yang mengikuti kompetisi Farmer2Farmer 2019 yang diadakan oleh Frisian Flag Indonesia (FFI) bekerjasama dengan Kementrian Pertanian.

Farmer2Farmer 2019 adalah bagian dari program Farmer2Farmer dari FFI. Program ini merupakan program berkelanjutan ini bernaung di bawah Dairy Development Program (DDP) oleh perusahaan induk., Friesland Campina dan merupakan salah satu usaha Friesland Campina untuk mewujudkan Nourishing by Nature ke dalam kehidupan sehari-hari dalam mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. 


Tujuan jangka panjang perusahaan itu adalah memberikan nutrisi yang lebih baik kepada dunia, meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah lokal di negara-negara FrieslandCampina beroperasi serta membangun dunia yang lebih baik untuk generasi sekarang dan yang akan datang. Selain itu pelaksanaan Farmer2Farmer 2019 diharapkan dapat membantu memenuhi permintaan susu sapi nasional di Indonesia.

Farmer2Farmer ini kali pertama diluncurkan pada 2013 dan sejak itu telah menjangkau sekitar 1.000 peternak sapi perah lokal. Pemenang Kompetisi Farmer2Farmer 2019 diharapkan dapat membanggikan pengetahuan mereka tentang GDFP kepada peternak lainnya sehingga semakin banyak peternak sapi perah yang diberdayakan dan memiliki kualitas hidup lebih baik sebagai peternak sapi perah.

Para peternak yang mengikuti kompetisi ini berasal dari empat koperasi peternak sapi perah di Jawa barat dan Jawa Timur. Setelah melakukan proses secara intens ada 110 peternak sapi perah terpilih untuk mengikuti kompetisi. Keempat pemenang dipilih berdasarkan ketrampilan teknis dan non teknis mereka terkait dengan peternakan sapi perah. 



Penilaian kompetisi ini nggak main-main. Proses penilaian para peserta sudah dilakukan sejak Februari 2019. Proses penilaian ini meliputi kondisi kandang, kondisi sapi, pakan ternak sapi, pencatatan administrasi, cara pemerahan susu sapi dan lain-lain. Juri kompetisi Farmer2Farmer langsung mendatangi lokasi para peternak.

Sesungguhnya para peternak sapi ini sangat komitmen dengan usahanya. Ada lho yang sampai mengeluarkan uang 20 juta rupiah hanya untuk membangun kandang yang baik untuk sapinya. Karena susu yang berkualitas dihasilkan oleh sapi yang sehat dan salah satu faktor yang membuat sapi sehat adalah tinggal di kandang yang baik.

Kenapa ke Belanda? Seperti yang disampaikan oleh Louis Beijer, The Agriculture Counselor untuk Kedutaan Belanda di Indonesia, yang mengatakan bahwa peternak di Belanda telah berhasil menerapkan good dairy farming practice. Peternak di Belanda juga ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka kepada peternak di Indonesia. 



Akhirnya.. tiba saatnya pengumuman pemenang Farmer2Farmer 2019 yang ditunggu-tunggu. Cukup membahagiakan bahwa di antara deretan nama pemenang ada peternak perempuan yang berangkat ke Belanda juga. Yap.. peternak sapi bukan hanya laki-laki tapi ada juga yang perempuan. Berikut daftar para pemenang :

Area Jawa Timur :
Juara 3 Jumilan
Juara 2 Yudi Purwanto
Juara 1 Yanto (kategori Smartpreneur)

Area Lembang :
Juara 3 Irwan
Juara 2 Ujang Supirman
Juara 1 bu Nenih (kategori pencatatan managemen kandang)

Area Pengalengan :
Juara 3 Tosiwan Harsa
Juara 2 Nandang Sutisna
Juara 1 Apid (kategori Penanganan kotoran desain kandang yang ideal)

Juara 1 (peternak yang inovatif) : bu Mitha

Hadiah yang didapat para pemenang adalah peralatan kandang seharga 3 juta rupiah untuk juara 3, peralatan kandang seharga 5 juta rupiah untuk juara 2 dan berangkat ke Belanda untuk juara 1. Selamat yaaaa untuk para pemenang dan semoga bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di Belanda untuk kemajuan peternakan sapi di Indonesia.

Tidak ada komentar