Jumat, 11 Agustus 2017

Kiprah SGM Eksplor Agar Anak Jadi Generasi Maju



Tumbuh kembang seorang anak adalah menjadi tanggung jawab orang tuanya terutama ibunya. Meski anak saya sudah remaja namun saya selalu ingin tahu bagaimana cara mendidik anak makanya saya datang ke acara seminar tentang peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan si kecil menjadi anak generasi maju yang diadakan SGM pada tanggal 29 Juli lalu di Jakarta.

 
Hadir mbak Anna Surti Ariani, seorang psikolog anak dan keluarga yang didampingi host cantik mbak Cici Panda. Suasana seminar ramai sekali karena para ibu-ibu yang hadir membawa serta anak-anaknya. SGM sebagai penyelenggara, menmpatkan area permainan anak di belakang para peserta agar anak-anak bisa bermain sementara ibunya menyimak seminar.

Mbak Anna Surti mengatakan, ada syarat yang harus dimiliki anak-anak agar ia bisa bersosialisasi dengan baik yaitu tubuh yang sehat karena nutrisi tercukupi, cerdas karena memilikikemampuan berpikir yang kreatif serta emosinya baik. Kalau anak kita kurang bisa bersosiasialisai harus dicek tuh apakah ia punya 3 syarat ini. 

 
Selanjutnya adalah mengajari anak agar anak punya ketrampilan sosial. Agar anak punya ketrampilan sosial, anak harus bisa berteman dan bekerjasama juga berkompetisi sehat. Anak juga harus punya rasa peduli terhadap kekurangan orang lain yang akhirnya menumbuhkan rasa empati pada dirinya.

Anak juga harus sopan pada orang lain dan punya rasa sabar. Lalu menurut bu Anna anak harus punya rasa keingin buat berkompetisi secara sehat, mampu menyelesaikan pertengkaran dan mau mengikuti aturan. Anak yang mampu bersosialisasi dengan sehat dan punya ketrampilan sosial yang tinggi adalah ciri-ciri anak generasi maju.

Generasi maju yang kreatif juga dapat dibentuk melalui beberapa kegiatan yaitu mengurangi gangguan TV dan gadget. Anak yang dibiarkan berlama-lama dengan gadget ya agar dia nggak memiliki ketergantungan pada gadget. Latih anak agak melakukan aktivitas fisik, misal bermain. Ajak anak membuat cerita dalam gambar atau dengan boneka, ini melatih imajinasi anak. 

 
Selanjutnya mbak Anna memaparkan cara membentuk anak agar mandiri. Yaitu memberi kesempatan untuk mencoba pada anak. Tidak terburu-buru ketika anak sedang mencoba sesuatu. Biarkan anak menjalani proses pembelajarannya. Serta memberikan pelukan, pujian dan ekspresi wajah yang menyenangkan ketika anak berhasil melewati prosesnya.

Di sesi lain ibu Astrid Prasetyo selaku Marketing Manager SGM Eksplor mengatakan bahwa SGM Eksplor memahami perjuangan para orangtua untuk selalu memberikan yang terbaik pada masa depan anak. SGM Eksplor membentuk komitmen serta memberikan dukungan kepada orang tua Indonesia dengan menyediakan produk nutrisi terbaik dan berkualitas. 

Tercukupinya nutrisi sejak dini membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan lincah.
SGM Eksplor memfasilitasi para orang tua agar selalu mengetahui tentang informasi mengenai bagaimana membantu tumbuh kembang anak dalam bentuk digital education melalui website www.akuanaksgm.co.id. Melalui website ini orang tua akan mendapat pengetahuan dan tips tentang nustrisi dan pola asuh generasi maju.


Di dalam website ini para orang tua akan mendapatkan informasi mengenai tiga pilar yaitu tentang nutrisi, edukasi dan parenting. Bukan cuma itu, di website ini para orang tua juga bisa berbagi video tentang perjuangannya mendidik anak. Dari video ini diharapkan para orang tua lain akan terinspirasi melakukan hal yang sama. 

Selain melalui website, SGM Eksplor juga berkeliling ke berbagai daerah bersama mobil Aku Anak SGM untuk bertemu dan mengedukasi para orang tua di Indonesia mengenai nutrisi anak karena para orang tua di daerah tidak selalu mendapatkan informasi mengenai pentingnya nutrisi buat anak. Inilah kiprah SGM Eksplor untuk generasi maju anak Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar