Selasa, 15 Mei 2018

Mebo, Salep Luka Bakar dari Bahan Alami

Belakangan ini saya sering pulang ke kampung saya di Jogja. Kalau pulang, rumah ayah saya adalah yang saya tuju. Ayah saya mempunyai lahan yang cukup luas. Di sekeliling rumah ayah saya penuh dengan pohon pisang. Suka sih karena pisangnya kerap berbuah. Namun ada pemandangan mengganggu yaitu banyaknya daun kering yang lama-lama menumpuk.

(dok.combiphar)

Karena lahan cukup luas maka saya suka membakari sampah dan daun-daun kering. Beda sama di Jakarta yang sampahnya diambil tukang sampah, sampah di kampung saya ya kudu dibakari sendiri. Nah saya hobi tuh membakari sampah dan daun kering. Namun.. saya pernah kesambar api pembakaran sampah karena saya tak hati-hati. Untung nggak parah lukanya.. cuman merah-merah aja.

Luka bakar adalah luka yang cukup sering dialami. Menurut penelitian, luka bakar termasuk dalam 6 daftar cedera tak disengaja. Jatuh dari motor termasuk dalam daftar cedera ini. Luka bakar ringan memang tak terlalu membutuhkan penanganan medis. Namun agar cedera karena luka bakar tak tambah parah, kita kudu segera mengobati luka bakar ini.

Yang biasa dilakukan setelah kulit terkena luka bakar apa hayooo. Biasanya sih kita siram kulit yang terkena luka bakar dengan air atau mengolesinya dengan odol. Ada juga yang bilang untuk mengolesinya dengan mentega. Lalu saya pernah disarankan untuk mengoles luka bakar dengan lidah buaya. 


(dok.combiphar)

Semuanya bisa jadi benar. Namun kalau berhubungan dengan kulit, lebih baik diobati dengan obat yang memang diperuntukkan untuk mnyembuhkan luka bakar. Karena jika tak diobati dengan benar maka kulit bisa melepuh dan menjadi infeksi. Luka bakar ringan malah nantinya jadi luka berat gara-gara infeksi. Serem kan.

Mebo, salep luka bakar dengan bahan alami
Tahu Cimbpharkan? Combiphar adalah perusahaan farmasi yang membuat produk-produk berkualitas. Tahun 2006 Combiphar menghadirkan Mebo yaitu salep untuk luka bakar. Mebo sudah dijual di apotik-apotik di dunia International melalui distribusi dari Mebo International. Mebo tersebar di 73 negara hingga kini.

Mebo sendiri singkatan dari Moist Exposed Burn Ointment. Mebo sudah digunakan oleh rumah sakit-rumah sakit di Indonesia. Mebo mengandung bahan alami yatu minyak wijen. Minyak wijen berfungsi menyerap sisa panas di kulit, melembabkan kulit hingga mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi tingkat keparahan luka bakar. 


(dok.combiphar)

Kalo kulit terkena luka bakar maka akan timbul peradangan. Nah kandungan B Sirosterol pada minyak wijen akan mengurangi peradangan pada luka bakar seperti pembengkakan, kemerahan, gatal serta nyeri. Cukup oleskan Mebo pada kulit yang terkena luka bakar dan luka bakar akan sembuh. Oleskan 4-6 kali sehari ya.

Komitmen Combiphar pada luka bakar
Pada tanggal 12 Mei 2016 Combiphar bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) mengadakan seminar sekaligus workshop mengenai penanganan luka bakar. Seminar ini diikuti oleh 200 orang tenaga medis dan berlangsung di Menado Sulawesi Utara.

VP Consumer Healthcare and Wellness and International Operations Combiphar Weitarsa Hendarto mengatakan bahwa kerjasama strategis ini merupakan cara efektif untuk memperluas pemahaman tentang penanganan luka bakar dan pemilihan obat yang tepat. Kegiatan ini merupakan inisiatif kedua belah pihak untuk mengedukasi frontliner praktisi pelayanan kesehatan melalui materi dan informasi yang tepat.

Harapannya agar penanganan luka bakar baik luka bakar ringan atau berat dapat ditangani dengan baik. Sebagai wujud komitmen Combiphar pada kesehatan masyarakat terutama soal luka bakar, Combiphar memberikan 100 tube Mebo pada Rumah Sakit Kandou Menado agar nantinya bisa digunakan untuk mengobati masyarakat yang menderita luka bakar.



12 komentar:

  1. aku malah baru tau pake mentega mb hahaha resep yg biasa dikasih tau sih pake odol yah skrg sih siap sedia mebo y mba

    BalasHapus
  2. aman ya Mebo karena dari bahan alami

    BalasHapus
  3. Jika luka bakar oles Mebo aja ya mba.

    BalasHapus
  4. Pemahaman penanganan luka bakar tuh harus dilakukan deh. Biar merata di berbagai tempat sehingga tak ada kesalahan penanganan ya mbaa

    BalasHapus
  5. acara semacam ini bagus ya Mbak.. meluruskan pemahaman kita tentang penanganan dan obat yang tepat untuk luka bakar..

    BalasHapus
  6. Emang kadang di rumah sering terjadi kecelakaan kecil yg bikin luka bakar ya mabk, kalau aku biasanya krn cipratan minya goreng panas. Kudu sedia mebo emang ya.

    BalasHapus
  7. Penting ya punya salep luka bakar di rumah itu.

    BalasHapus
  8. Ngak anak2 ngak orang dewasa luka bakar kerap bisa terkena siapa ajah ya Mba. Jadi untuk keamanan dan mengurangi risiko cacat akibat luka bakar, harus sedia Mebo dirumah niy!

    BalasHapus
  9. penting bgt ini mba buat nyetok mebo dirumah, buat antisipasi

    BalasHapus
  10. Semoga aja seminar tentang penanganan luka bakar kaya gini sering diadain ya biar masyarakat teredukasi juga mengenai luka bakar.

    BalasHapus
  11. Maunya seminar kaya gini ada di Jakarta juga ya mbak, biar kita² yang awam bisa ikutan belajar juga

    BalasHapus
  12. Bahan-bahannya memang alami Mebo

    BalasHapus