Rabu, 09 Agustus 2017

Jalan-jalan Tanpa Gangguan Karena OB Herbal Ziplong



Rencananya Sabtu malam lalu, saya hanya ingin di rumah, menulis artikel dari beberapa ide yang muncul di kepala, tapi anak sulung saya minta saya mengantarnya ke gedung Bank Indonesia di kawasan Kota Tua Jakarta. Teman kantornya menikah dan resepsi pernikahan diadakan di gedung ini. Jadilah saya mengantar anak saya ke sana.


Lepas Maghrib saya dan si sulung berangkat dari rumah kami di kawasan Jakarta Selatan menuju kawasan Kota Tua. Saya tidak menemani anak saya ke acara resepsi teman kantornya.. ya masa kondangan bawa-bawa emak hehehehe jadi sembari menunggu si sulung selesai dengan acaranya, saya jalan-jalan di Kota Tua. Saya sudah lama tak ke kawasan Kota Tua maka saya cukup terkejut dengan perubahan yang terjadi di kawasan ini. 

Kawasan Taman Fatahillah yang menjadi pusat wisata di kawasan Kota Tua lebih tertata kini. Pedagang yang biasanya memenuhi Taman Fatahillah sudah dialihkan ke lokasi tersendiri jalan Kali Besar Timur. Lebih rapi jadinya dan lebih nyaman untuk jalan-jalan. Saya lihat Taman Fatahillah Square dipenuhi orang-orang yang menikmati malam Minggu. Banyak yang membawa anak-anaknya serta.Tapi.. meski banyak orang tapi Taman Fatahillah terlihat lapang, karena tak ada pedagang.


Berbeda ketika saya ke Kali Besar Timur yang lokasinya di belakang Gedung Pos Taman Fatahillah. Kondisi jalan sangat padat dan ramai. Para pedagang segala rupa tumplek blek di sini. Ada pedagang pakaian, mainan, makanan dan lain-lain. Kondisi yang padat pengunjung membuat laju mobil jadi tersendat. Bahkan bis TransJakarta sampai kesulitan untuk berangkat.

Setelah memarkir motor saya di lokasi parkir yang disediakan, saya berjalan menyusuri Jalan Kali Besar Timur ini menikmati suasana sambil melihat-lihat barang dagangan. Saya suka melihat dagangan yang dijual, kadang ketemu barang yang unik dan lucu. Lagipula belanja di pasar seperti ini bisa ditawar harganya, jadi bisa dapat dengan harga murah.. cumaaa ya kudu pinter nawar.


Lokasi pedagang makanan dengan pedagang pakaian dipisah lokasinya. Pedagang makanan  menempati trotoar yang membatasi dua jalan. Gerobag pedagang makanan berbaris di sisi kiri dan kanan .. di tengahnya digelar alas terpal untuk para pembeli makanan. Jadi kita makan lesehan di situ. Alas terpal ini juga penuh dengan pembeli makanan yang duduk makan bersama keluarganya.

Jenis makanan yang dijual beraneka ragam. Ada mie ayam, bakso, nasi goreng, mie goreng, aneka minuman… lengkap banget deh. Kalo saya liat pedagang yang terbanyak itu adalah pedagang goreng-gorengan. Makanan gorengan emang paling praktis buat dimakan. Nggak perlu tempat duduk, kita bisa memakannya sambil berjalan (hati-hati keselek). Maka makanan gorengan yang paling laris.



Makan di lokasi seperti ini emang seru, tapi hati-hati karena kebersihannya sangat kurang. Debu jalan dan partikel kecil dari asap kendaraan bisa terhirup dan membuat gangguan pada tenggorokan. Kalau tenggorokan kita rasanya gatal dan kita mengalami batuk naahh… itu tandanya tenggorokan kita terinveksi oleh bakteri dan virus. Masalahnya sehari-hari kita nggak mungkin terhindar dari debu dan bakteri apalagi jika aktivitas kita di luar rumah tinggi.

Tapi jangan khawatir, ada pereda batuk yang praktis banget dibawa kemana-mana dan berkhasiat meredakan batuk ringan dan gangguan tenggorokan.. namanya OB Herbal Ziplong. Ziplong adalah produk terbaru dari Deltomed Laboratories, sebuah produsen obat-obatan yang banyak memproduksi obat berkualitas. Ziplong bukan pereda batuk biasa karena dibuat aneka herbal seperti kencur, madu, herba timi dan lain-lain. 

OB Herbal Ziplong aman diminum oleh anak-anak dan dewasa karena diproduksi sesuai standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) dan menggunakan teknologi ekstraksi modern QuatraExtraction System yaitu sistem pembuatan di mana zat yang terkandung dalam bahan baku herbal dapat dipertahankan.


Bentuknya yang berupa sachet ukuran 12 mili dengan sobekan bikin OB Herbal Ziplong nggak menuhin tas kalau dibawa. Secara saya kalo mau kemana-mana bawaannya banyak. Tas udah penuh sama laptop, power bank, dompet, pouch kosmetik, charger laptop dan handphone. Tenggorokan saya kadang sensitif emang, makanya saya kemana-mana bawa minyak angin, jadi kalo tenggorokan mulai gatal, saya oleskan minyak angin.

Namun kalo ada Ziplong gini lebih enak, kalau mulai batuk karena debu dan virus tinggal sobek ujung Ziplong deh. Jadinya kemana-mana zaya emang bawa Ziplong sih. Saya nggak mau kegiatan saya terganggu karena tenggorokan bermasalah. Emak produktif aktifitasnya nggak boleh terkendala karena batuk.

Ehhh… Candil juga suka minum Ziplong loh sebelum manggung. Tau Candil kan, rocker top yang suaranya melengking itu. Buat Candil, suara itu penting buat dirawat. Maka biar suara nggak terganggu karena sakit tenggorokan, Candil suka minum Ziplong kalau mulai batuk ringan. Udah nyoba Ziplong? Cobain deh.

1 komentar:

  1. baru pertama kali dengar produk ini. nanti saya coba.

    BalasHapus