Rabu, 03 Mei 2017

IGNIS, Si Dinamis Terbaru Dari Suzuki



Pasar otomotif Indonesia mulai menggeliat lagi. Para produsen otomotif sekarang banyak mengeluarkan produk baru dan hampir semuanya laku. Salah satu Agen Tunggal Pemegang Merk terkemuka, PT Suzuki Indonesia Sales (PT SIS), tahun ini juga mengeluarkan produk mobil baru. Setelah mobil Ertiga wara-wiri di jalan, siap-siap ya nanti akan wara wiri juga mobil baru Suzuki, IGNIS namanya.


IGNIS termasuk jenis Urban SUV, IGNIS diharapkan memenuhi kebutuhan konsumen akan mobil keluarga yang nyaman tapi harganya murah. Saya beruntung bisa tau lebih jauh soal IGNIS saat diundang ke Blogger Gathering dengan Suzuki di Kota Kasablanka tanggal 20 April lalu. Ingin membuktikan juga kayak gimana sih mobil yang digadang-gadang jadi best seller nya Suzuki.

Saya familiar dengan Suzuki sejak lama. Motor pertama saya adalah motor Suzuki, Spin tipenya. Sampai sekarang motor ini masih awet. Pernah diservice besar sekali, maklum lah karena umurnya sudah 10 tahunan. Tapi sejauh ini nggak pernah rewel, makanya saya tak akan jual, tetap saya pakai kadang-kadang. Orang bilang mesin Suzuki itu emang kuat, nggak nyesel deh kalau beli, kata mereka.


Suzuki tak sering-sering amat mengeluarkan produk baru. Nampaknya Suzuki benar-benar menjual produk yang tak banyak tipe tapi benar-benar bagus performanya. Sebut deh Ertiga, saya pernah dua kali membawa Suzuki Ertiga pulang kampung ke Jogja. Bensinnya irit dan di dalamnya terasa lega, padahal dari luar kayaknya kecil ya ini mobil. Trus saya bawa melahap jalan nanjak berliku di Hutan Pinus Mangunan, enteng banget. Nah IGNIS ini gimana.

Suzuki IGNIS belum dirakit di Indonesia. Secara fisik, dalam 1 mobil, dikirim langsung dari India. Jadi IGNIS dikirim dalam ribuan buah lalu disebar deh di dealer-dealer Suzuki. Misal stock nya habis, maka stock dikirim lagi dari India. Untuk memperkenalkan IGNIS pada masyarakat, ada rangkaian peluncuran IGNIS Urban SUV serentak di 35 kota besar di Indonesia. Target segmen IGNIS adalah kalangan muda.. bisa anak muda bisa juga keluarga muda. 


Diliat secara fisik, IGNIS nggak gede amat tapi juga nggak kecil amat. Saya suka mobil dengan ukuran sedang. Kalau kecil kok terlihat mini banget tapi kalau besar bikin susah jika dikendarai di jalan yang pas-pas an buat dua arah, seperti jalan di depan rumah saya, kalau ada mobil ukuran besar lewat situ pasti mobil dari arah sebaliknya harus minggir banget atau kudu rela spionnya bersenggolan. Mobil ukuran sedang juga lebih enak buat menyalip di jalanan macet.

Bagian bawah mobil dengan jalan juga jaraknya tinggi, kalo nggak salah namanya ground clearance. Tingginya 700 mm, saya membayangkan membawa mobil ini melewati polisi tidur atau jalan yang penuh genangan air. Aman yeuh karena jaraknya tinggi, genangan air nggak masuk ke dalam. Roda udah dilengkapi dengan velg sportif. Warna velg serupa dengan ban, yaitu hitam, membuat IGNIS terlihat jantan.


Di body belakang ada 3 tanda strip, posisinya di dekat lampu sein belakang. Tanda apakah? Oh itu agar IGNIS terlihat dinamis. IGNIS dijual dengan dilengkapi roof tails. Itu lho besi memanjang di atap mobil. Kalau pulang kampung besi panjang ini berguna banget buat iket-iket barang. Kan biasanya pulang kampung bawa banyak barang, berpotensi nggak muat di bagasi.

Lampu depan dan belakang IGNIS menggunakan LED Projector headlamps with DRL. Lampu akan menyorot terang tapi nggak bikin silau. Saya nggak suka dengan kendaraan yang menggunakan lampu yang bikin silau, karena berbahaya buat pengendara di depan dan di belakang kendaraan. Bikin sakit mata dan berpotensi pengendara yang terkena cahaya ini hilang fokus.

Polisi membuat aturan mengenai penggunaan lampu, ada denda yang dikenakan jika pengendara menggunakan kendaraan dengan lampu yang terlalu terang menyilaukan, tapi di jalan raya masih serting saya temui kendaraan yang menggunakan lampu ini. Jika kendaraan Anda masih menggunakan lampu model begini segera ganti ya karena membahayakan pengendara lainnya.


Beda dengan Ertiga yang muat 7 penumpang, IGNIS berstandar 4 penumpang, yahhh diisi 5 penumpang bisa lah dengan catatan penumpang di baris kedua bodynya nggak over hehehe. IGNIS memang terdiri dari dua baris kursi. Baris pertama untuk sopir dan 1 penumpang lalu baris kedua untuk penumpang lainnya. Jarak kursi di baris kedua dengan baris depan cukup lega, dengkul nggak mentok dengan kursi depan. Kalau dibawa untuk jarak jauh bikin nyaman lah.

Di bagian belakang ada bagasi dengan penutup di atasnya. Nah.. ini salah satu kelebihan IGNIS, bagasi berpenutup ini bikin bagasi jadi lebih fungsional karena di atasnya bisa ditaruh barang-barang lagi. Bagasi IGNIS juga lega, kapasitasnya 267 liter kalau semua jok berdiri tegak dan 947 liter kalo jok belakang seluruhnya dilipat. Emak-emak yang hobi belanja pasti seneng bener sama bagasinya, bisa muat belanjaan banyak.


Sekarang liat dashboardnya deh. Desain dashboard IGNIS minimalis namun elegan. Nggak banyak perangkat di dashboard ini. Stirnya pakai new steering wheel with switch control. Ada laci tersembunyi di depan kursi penumpang bagan depan. Di depan sopir ada layar speedometer, indikator bensin, RPM meter dan lain-lain. Disediakan tempat untuk layar audio di tengah dashboard. Audio ini bisa terkoneksi dengan handphone kita. Kita bisa menjawab panggilan telepon atau menolaknya, jadi nggak perlu nelepon sambil memegang telepon gitu. Lebih safety.

Mata saya malah terpaku pada gagang pintu bagian dalam, ada yang unik di situ. Pintu IGNIS di bagian dalam terdapat gagang, nah gagang ini warnanya sama dengan body mobil. Jadi kalau body mobil berwarna merah maka gagangnya juga merah. Kalau body mobil warna biru maka gagang pintu ini juga biru. Warna body juga disematkan pada konsol tengah, tempat gagang gear. Terlihat kontras dengan warna pelapis pintu yang berwarna putih. Detail banget ya Suzuki. 


Tangki bahan bakar Ignis memuat 32 liter. Saya pernah membawa Suzuki APV dan Ertiga.. jarak jauh ke Jogja dan lebih irit dibandingkan dengan mobil merk lain yang pernah saya bawa. Mengingat dua tipe mobil Suzuki terdahulu ini, saya percayalah kalau IGNIS juga irit bensin. Bensin yang digunakan adalah Pertamax. Makin irit kalau orang yang menyetir mobil ini nggak grasa-grusu nyetirnya.

IGNIS gampang dinyalakan, tanpa memasukkan kunci, IGNIS bisa nyala dengan menekan tombol start/stop pada dashboard. Nah lho.. jadi nggak aman dong? Tentu aman pemirsa karena IGNIS punya Immobilizer yang menjamin mobil aman dari pencurian. Anak kuncinya punya sinyal jadi mobil nggak bisa dibuka dan dinyalakan tanpa kunci asli. 


Nggak seru dong ngomongin mobil tanpa mencoba berkendara di dalamnya. Saya sempat menumpang IGNIS dalam test drive, dikendarai oleh pak Emir, Corporate Sales dari PT SIS. Pertama dicoba dalam kecepatan pelan, nyaman. Kemudian dikendarai dalam kecepatan lebih tinggi. Saat belok, IGNIS masih stabil dan saat melewati polisi tidur kondisi penumpang goyang-goyang tapi tetep stabil juga.

IGNIS dijual dalam 2 tipe yaitu GL (MT) dan GX (MT dan AGS). Untuk GL keluar dalam enam warna yaitu silky silver, arctic white pearl, midnight black pearl, uptown red pearl, tinsel blue pearl metalic dan glistering grey metallic. Sementara untuk GX ada warna silky silber, midnight black pearl, arctic white pearl, glistering grey metallic, dual tone uptown red pearl & midnight black pearl, dual tone tinsel blue pearl & midnight black pearl dan dual tone tinsel blue pearl & arctic white pearl.


 Dengan segala kelebihannya, berapa harga Suzuki IGNIS? IGNIS dijual dengan harga IDR 139.500.000 untuk tipe GL MT dan harga IDR 159.500.000 untuk tipe GX MT, serta IDR 169.500.000 untuk tipe GX AGS. Ada program cicilan dengan bunga ringan di Suzuki, jadi IGNIS bisa dibawa pulang dengan pembelian kredit. Setiap pembelian IGNIS periode April sampe Juni 2017 akan mendapatkan hadiah langsung uang elektronik senilai 1 juta rupiah. IGNIS juga ada di IIMS lho dan akan ada harga spesial di sana. 

8 komentar:

  1. Karakter stirnya seperti sx over ya bukan splash...

    kesan sportinya dapet.. entah untuk asupan bahan bakar ketika macet... apakah irit atau terbilang boros mba yayat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejauh aku pernah pake mobil suzuki sih irit semua mas.. aku pernah pake APV, karimun en Ertiga

      Hapus
  2. beneran mupeng banget sama yang arctic white. Pas masuk ke dalamnya, berasa pengen bawa pulang aja deh tu mobil. Pas buat aku yang imut-imut gini ya kan mak *lalu dilempar voucher* wkkwkwk. IGNIS ini pas banget buat pasangan baru nikah atau yang anaknya masih satu. Berasa luas juga jadinya. Tapi kalau anaknya wes gede kabeh lah ora muat lagi ya mak. jadi yang paling cocok emang buat emaknya aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo anaknya abegeh tapi bodiny kecil kecil sih muat wkwkwkw... mobil kecil enak buat selap selip di jalan raya

      Hapus
  3. Imutnya si IGNIS... Coba sistem kredit muncul juga di priceza.co.id mau mau mau banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin nanti muncul setelah over requestnya nih mbak

      Hapus
  4. kabarnya banyak peminat ya mbak, padahal inden, temanku sales otomotif juga bilang Ignis kompetitif banget di kelasnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak peminat nih.. bisa saigan sama Ertiga.. tapi kelas yang disasar beda sih sama ertiga..

      Hapus