Sabtu, 01 April 2017

Sensasi Earth Hour di Aston Marina




Bumi… selalu menjadi hal yang seksi untuk dibicarakan. Saya suka menonton tayangan soal bumi di BBC Earth. Menonton tayangan seperti ini menyadarkan saya bahwa bumi kita sudah banyak mengalami perubahan. Bumi kita sekarang berbeda dengan puluhan tahun yang lalu. Perubahan iklim dan perbuatan manusia menyebabkan itu. Sebegitu parahnya kondisi bumi sekarang, di sebuah tayangan di BBC Earth (saya lupa judulnya), banyak orang yang percaya bahwa kiamat sudah dekat, mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kiamat dengan membangun bunker perlindungan.


Banyak film soal bencana yang disebabkan oleh kerusakan bumi. Film 2012.. ini film yang paling sering saya tonton. Karena bagus? Bukan… karena sering diputar di tv hehehe. Tapi iya ceritanya bagus, bencana dalam film ini nampak nyata. Mengerikan jika ini terjadi pada bumi kita. Jangan sampai ya.

Earth Hour.. adalah sebuah aksi untuk menyelamatkan bumi. Pertama kali dilakukan tahun 2007, Earth Hour rutin dilakukan sampai kini. Mengambil bulan Maret sebagai pelaksanaan aksi, Earth Hour adalah langkah sederhana untuk menyelamatkan bumi. Hanya dengan mematikan lampu selama 1 jam sejak jam 20.30 hingga 21.30, Earth Hour diakui sudah memberikan dampak yang sungguh mencengangkan.    


Pada pelaksanaan Earth Hour 2015, menurut berita di sini, di Jawa aja pemakaian listrik turun 0,22 persen. Penurunan ini tentu bermanfaat banget. Kan masih banyak daerah-daerah yang belum dialiri listrik. Penurunan listrik ini bisa untuk mengaliri listrik di daerah-daerah tersebut. Selain untuk menghemat listrik. Buat tumah tangga sendiri lumayan banget kan menghemat listrik, bayar listrik sekarang mahal.

Biasanya saya melakukan aksi Earth Hour di rumah. Namun aksi Earth Hour belum banyak diketahui tetangga, jadinya mereka heran saat saya matikan lampu, dikira listrik mati hehehe. Setelah saya jelaskan mereka biasanya cuma berkomentar “oooo gitu”. Nampaknya kita memang harus lebih mensosialisasikan Earth Hour hingga ke rumah-rumah.  

Tanggal 25 Maret kemarin saya dan teman-teman blogger dari BloggerCrony diundang oleh Aston Marina untuk mengikuti Earth Hour di Aston Marina Ancol. Aston Marina cukup sering mengadakan acara untuk merayakan sebuah event. Misalnya saat Imlek kemarin, saya hadir juga di Aston Marina untuk melihat serunya perayaan Imlek di sana.

Bukan cuma merayakan sebuah event, Aston Marina juga sering melakukan aksi kepedulian. Misalnya aksi membersihkan sampah dan bagi-bagi makanan untuk pasukan orange yang membersihkan sungai dari sampah saat Jakarta dilanda banjir beberapa waktu yang lalu. Aksi-aksi seperti ini menjadikan Aston Marina sebagai hotel yang peduli dengan lingkungan sekitarnya.


Pelaksanaan Earth Hour di Aston Marina kemarin diharapkan akan meningkatkan kepedulian masyarakat pada bumi. Sebagai hotel yang menyedot banyak listrik, Aston Marina menyadari betul bahwa aksi ini juga akan mengurangi biaya listrik. Jadi secara biaya operasional ada penghematan biaya juga.

Sebelum listrik dimatikan, ada acara hiburan dari sebuah SD dari Tanjung Priok. Anak-anak ini memainkan musik dari barang-barang bekas, misalnya galon air yang tak terpakai. Saya nggak menyangka barang-barang bekas ini akan menghasilkan nada musik yang enak didengar dan bisa memeriahkan suasana. Sungguh anak-anak yang kreatif.

Saya sungguh tak sabar ingin merasakan suasana Earth Hour di hotel Aston Marina. Gimana rasanya ya gelap-gelapan di hotel. Setelah makan malam, kami berkumpul untuk menyalakan lilin yang membentuk angka 60 sebagai tanda dimulainya Earth Hour. Lalu… saat jam menunjuk ke angka 20.30 wib, lampu-lampu di lobby tempat acara dilangsungkan dimatikan. Beberapa diantaranya dibiarkan menyala untuk memberi sedikit penerangan.


Saya memperhatikan sekitar lobby yang biasanya terang benderang. Meja di Receptionist menyala namun lorong di belakangnya gelap. Beberapa tamu yang ada nampak taka terganggu dengan kondisi ini. Ada tamu yang sedang check in sempat memotret kondisi lobby. Mungkin ia ingin mengunggahnya ke sosial media sambil bilang “heeyyy I’m here for Earth Hour!”.

Waktu sejam seperti tak terasa. Seiring selesainya Earth Hour, lampu-lampu di lobby dinyalakan lagi. Saya senang aksi ini berjalan lancar. Teman-teman juga senang bisa ikut menggelar aksi ini bersama-sama Aston Marina. Tahun depan.. saya ingin melakukannya lagi.

Aston Marina adalah hotel bintang 4 yang yang berada di bawah naungan Archipelago International. Beroperasi sejak 2008, Aston Marina dilengkapi dengan 356 kamar bertipe residence dengan 1, 2 dan 3 kamar tidur. Fasilitas Aston Marina lengkap banget, ada gym, kolam renang dan restoran. Makanan di Cumi Cumi resto enak lho. Ada fasilitas antar jemput juga untuk para tamu dan koneksi wifi tentunya.

Kalau mau menginap di sini, silakan lho resevasi aja ke :
Hotel Aston Marina Ancol
Mediterania Marina, Tower A no 2A
Jalan Lodan raya RT 8 RW 11 Ancol Pademangan Jakarta Utara
Telp 021-69837120

2 komentar:

  1. Earth Hour itu di Indonesia masih jadi keniscayaan, tapi sejak beberapa tahun terakhir memang udah banyak yang lebih peduli. saya juga tahunya ada Earth Hour pas nyimak di twitter :)

    BalasHapus
  2. waaah keren yaa, hotel mendukung adanya earth hour

    BalasHapus