Senin, 20 Maret 2017

Inilah Jadinya Jika Instagramer Cilik Marcha Berkolaborasi Dengan Sang Aunty



Instagram makin digunakan orang bukan hanya untuk membentuk personal branding tapi juga untuk berjualan. Ketika seseorang mempunyai personal branding yang kuat di sosial media maka peluang bisnis akan mengikuti. Itulah yang terjadi pada Marcha Sharapova Rusli. Gadis kecil berusia 10 tahun yang cantik ini punya personal branding yang kuat di instagram. Akunnya di @marcha.sharapova.rusli difollow oleh ebih dari 30 ribu follower.


Marcha sering bergaya lucu di instagram dan suka memakai baju-baju yang sangat disukai oleh anak seusianya. Ini membuat Marcha mempunyai banyak follower. Kebanyakan adalah anak-anak seusia dirinya. Personal branding Marcha didukung dan diawasi betul oleh orang tuanya. Ini memang tugas orang tua ya, bukan melarang tapi mengarahkan anak ke arah yang baik.

Marcha suka dengan fashion dan pernak-pernik lucu. Saat ini ia sedang tergila-gila dengan squishy. Tahu squishy kan? Squishy adalah mainan anak-anak yang berbentuk boneka, binatang dan sayuran dan lembut. Bisa ditekan-tekan.. kayak bantal gitu. Kegilaan Marcha pada squishy membuat ia bertemu dengan Only Sweet Café, toko squishy yang berlokasi di Singapura.


Only Sweet Café memberi Marcha peluang usaha yaitu dengan membuat squishy berbentuk Marcha. Ini untuk menjawab kebosanan Marcha bahwa bentuk squishy hanya itu-itu aja. Juga untuk memberi para penggemar Marcha squishy yang “Marcha banget”. Squishy ini nantinya akan diberi label Marcha. Sekarang belum dijual ya.. produknya masih on proses.

Peluang bisnis selanjutnya terbuka saat Marcha bertemu dengan Yovita Lesmana. Wanita ini adalah pemilik brand Majoli, brand yang dijual melalui online dan sudah berkembang pesat. Kemampuan mbak Yovita dalam berbisnis online tentu tak diragukan lagi. Bertemu dengan cara yang sederhana dengan Marcha, hubungan keduanya berlanjut untuk membuat sebuah brand fashion, namanya Marcha and Aunty. Mbak Yovita memang aunty buat Marcha.


Kolaborasi bisnis ini didukung oleh keluarga Marcha yang memang mengetahui bahwa minat Marcha pada fashion teramat besar. Jadi gayung bersambut gitu. Tapi karena Marcha masih kecil, orang tua tentu terus mendampingi Marcha dan mbak Yovita juga terus menuntun Marcha.

Saya hadir dalam soft launching Marcha and Aunty di Artotel Hotel di bilangan Sarinah Jakarta Pusat tanggal 11 Maret 2017. Para blogger dari BloggerCrony dan media datang ke acara ini, juga para penggemar Marcha yang secara spesial diundang untuk datang. Suasana sangat riuh sekali.


Mbak Yovita menjelaskan, ia berkolaborasi dengan Marcha salah satunya adalah untuk memfasilitasi ide kreatif Marcha juga untuk mengajari berbisnis sejak dini. Anak Indonesia itu kreatif, kata mbak Yovita. Semestinya kita menampung ide kreatif mereka dan membuat sang anak lebih berkembang dengan idenya, lanjutnya lagi. Apalagi anak-anak jaman sekarang sudah sangat dekat dengan sosial media. Maka mereka akan menumpahkan kreatifitasnya melalui sosial media.

Semua koleksi Marcha and Aunty lahir dari pemikiran kreatif Marcha. Warna-warnanya pun sesuai dengan keinginan Marcha. Warna yang dipilih Marcha merupakan warna-warna favoritnya, misalnya biru tosca. Model bajunya juga didesain Marcha. Koleksi Marcha and Aunty sudah dipersiapkan sejak Desember 2016 dan koleksinya bisa dipakai untuk santai dan acara resmi, dengan tidak meninggalkan ciri khas anak-anak yang suka dengan pernak-pernik lucu.



Koleksi baju Marcha and Aunty tersedia untuk anak-anak usia 2 hingga 11 tahun sementara untuk koleksi dewasa tersedia untuk remaja hingga wanita 30 tahunan. Model baju dewasanya sih simple ya, bahannya pun tidak panas. Karena baru soft launching, koleksi Marcha and Aunty belum banyak. Mbak Yovita dan Marcha memperhatikan semuanya dengan detail termasuk kemasan. Kantong baju Marcha and Aunty didesain dengan eksklusif.

Dengan adanya brand bisnis ini tidak membuat Marcha melupakan kegiatan wajibnya yaitu sekolah. Ia menyempatkan waktu mengurus bisnisnya di akhir minggu. Bisnis ini bukan hanya peluang usaha buat Marcha, tapi juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi wirausaha. Misal reseller dan penjahit koleksi Marcha and Aunty.


Marcha masih muda dan jalannya masih panjang. Proses perjalanan hidup Marcha diaplikasikan di baju koleksi Marcha and Aunty. Di bagian bawah sebuah model baju Marcha and Aunty, ada garis-garis yang mengandung makna. Garis-garis ini adalah proses kehidupan Marcha. Mbak Yovita berharap brand ini menjadi sarana pembelajaran buat Marcha dan koleksi Marcha and Aunty diterima dengan antusias oleh masyarakat.

IG Marcha : @marcha.sharapova.rusli
IG Marcha and Aunty : @marchaandaunty





 

4 komentar:

  1. marcha..suka dandan mix n match pakaian..ya..

    tapi tetap jiwa anak, inspiratif buat anak2 lain..

    tapi perlu dukungan keluarga...biasanya ada yg di contoh dl keluarga..mis kaya tantenya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. keluarganya doyan fashion juga jad nular ke Marcha.. trus ketemu aunty Yovita lagi.. klop deh

      Hapus
  2. awww marcha mirip banget sama ponakannku.. good luck ya marcha n mba yovita!

    BalasHapus