Kamis, 26 Januari 2017

Cinta dan Rahasia, Cinta Segitiga Antara Dikta, Taskya Namya dan Clara Bernadeth


Kisah cinta segitiga selalu menarik untuk diangkat ke layar televisi dan kita tidak pernah bosan menonton cerita dengan tema ini. Satu teleseri terbaru siap ditayangkan oleh NET TV. Dibintangi bintang-bintang muda dengan kemampuan akting yang keren, juga didukung oleh bintang-bintang senior diantaranya Ikang Fawzi dan Shahnaz Haque. Teleseri ini berjudul Cinta dan Rahasia. Saya hadir di acara meet and greet  dan press conference dengan para pemain Cinta dan Rahasia di studio NET di bilangan Gatot Subroto Jakarta, Rabu 25 Januari 2016.

 
Pemeran utama di teleseri ini adalah Pradikta Wicaksono, Taskya Namya dan Clara Bernadeth. Ketiga pemeran utama ini hadir di acara kemarin beserta Ikang Fawzi. Puluhan remaja putri yang hadir berteriak kegirangan saat Dikta, Taskya dan Clara memasuki ruangan. Sementara saya tergaga melihat Ikang Fawzi berjalan menuju tempat duduknya. Beda jaman ya.

Cinta dan Rahasia berkisah tentang Rizky (Pradikta Wicaksono), Gita (Taskya Namya) dan Nadine (Clara Bernadeth) yang bersahabat sejak kecil. Sayang, Nadine kecil harus mengikuti orang tuanya yang bertugas ke luar negeri. Sepeninggal Nadine, Rizky dan Gita terus menjalin persahabatan. Keakraban keduanya menumbuhkan benih cinta di hati Gita. Di saat Gita berusaha mengambil hati Rizky, Nadine hadir kembali ke tengah mereka.


Nadine tumbuh menjadi seorang gadis cantik dan pintar yang langsung membuat Rizky terpesona. Rizky jatuh cinta pada Nadine. Namun ternyata Nadine belum bisa move on dari mantan kekasihnya, Radit. Kisah yang menarik ya dan kisah ini teramat dekat dengan kehidupan kita. Sangat bisa terjadi di kehidupan nyata. Saya sih berharap kejadian cinta segitiga ini nggak terjadi sama kita. Kalo mengalami.. rasanya pedddiihhh.

NET memang berniat menampilkan cerita yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, bukan cerita yang aneh-aneh, begitu kata Eksekutif Produser NET, mbak Nur Asfin Marsini. Dengan mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan penontonnya mbak Nur Asfin berharap ada teleseri ini akan menarik minat orang-orang buat menontonnya. Selain tema, cara pengambilan gambar juga dibuat seperti film layar lebar. Jadi beda ya sama sinetron-sinetron sekarang.


Pemeran utama di teleseri ini bukanlah pemain yang sering bermain di sinetron. Kayak Dikta, panggilan akrab Pradikta Wicaksono. Kita mengenalnya sebagai penyanyi dari grup terkenal Yovie and Nuno. Kemampuan bernyanyinya udah nggak udah diragukan lagi. Sekarang Dikta mencoba menantang diri untuk berakting. Berperannya ia di Cinta dan Rahasia adalah setelah ia melakukan serangkaian audisi.

Audisi juga dijalani oleh Taskya Namya dan Clara Bernadeth. Mbak Nur Asfin bilang yang ikut audisi ini banyak, akhirnya mereka bertiga yang lolos. Sengaja NET TV mengambil artis yang tidak sering wara-wiri di layar kaca, ini untuk memberi kesempatan kepada anak-anak muda berbakat menunjukkan kemampuannya dan supaya para penonton juga nggak bosen dengan pemeran yang itu-itu aja. Setelah lolos audisi, ketiga pemeran utama diberikan kursus singkat agar kemampuan beraktingnya lebih meningkat. 


Apakah mereka mampu memerankan perannya dengan baik? Bisa jadi.. karena salah seorang remaja yang hadir kemarin bilang sebel dengan karakter Rizky yang baik sama dua sahabatnya padahal ia cinta pada seorang diantaranya. Padahal remaja ini baru liat trailernya aja lho. Dikta bilang bahwa perannya berhasil karena membuat orang jadi sebel dengan tokoh yang diperankannya. Kalau saya sih nggak bisa sebel liat tokoh yang diperankan Dikta, wong pemerannya ganteng begitu.

Terus tokoh yang diperankan oleh Ikang Fawzi tuh apa? Ia berperan sebagai ayah Dikta, yang single parent. Menurut Ikang Fawzi, memerankan tokoh di Cinta dan Rahasia adalah tantangan tersendiri. Aslinya Ikang kan ayah dari dua orang putri ya dan punya istri. Jadi nggak pernah tuh merasakan punya putra. Nah di sini dia harus berperan jadi bapaknya Dikta dan single parent pula. Cuman Ikang Fawzi bukan pertama kali berperan di film ya, jadi tantangan ini pun lancar aja dijalani. 


Bicara soal kesulitan, para pemeran nggak menemukan kesulitan berarti karena para crew dan pemain saling bantu. Clara Bernadeth merasa terbantu banget dengan masukan dari sang sutradara. Ia sedikit kesulitan dengan peran Nadine yang feminin. Aslinya tuh Clara nggak feminin katanya. Kebalikan dengan Taskya, ia harus mengurangi kemaskulinannya karena aslinya ia lebih maskulin dari Gita. Cuma.. dengan dukungan para crew semuanya lancar.

Membangun chemistry antar para pemain juga dilakukan. Dikta, Taskya dan Cara nih sering jalan bareng agar chemistry di antara meraka terjalin. Keakraban diantara para pemain terlihat jelas sih di press conference kemarin. Suasana berlangsung seru dan akrab. Apalagi remaja-remaja yang hadir juga heboh. Beberapa remaja memakai kaus dengan tulisan Dikta Fever di belakangnya. Para fans Dikta mereka.


Apa pesan moral yang bisa diambil dari teleseri ini? Menurut mas Ikang fawzi, ia berharap perannya di teleseri ini menjadi ikon baru untuk hubungan ayah dan anak. Sebagai ayah yang berlatar belakang pemusik, di film ini Dikta harus menuruti kehendak ayahnya. Nah mas Ikang pengen penonton akan mengambil hikmah bahwa seorang ayah lebih baik mendukung anaknya untuk sukses dengan cara yang diambil anaknya.

Untuk Clara, perannya ini membuat ia harus menjalani pola makan dan hidup yang teratur. Nah pesan moral buat Clara adalah semua hal harus dijalani dengan tulus dan ikhlas. Jika dijalani dengan seperti itu maka semuanya akan berakhir dengan baik. Sementara pesan moral buat Dikta adalah tidak semua remaja tidak respek pada orang tua dan tidak semua pergaulan remaja itu jelek. Nonton film ini dilarang baper, nikmati dan ambil pesan moral di dalamnya, kata  Taskya. Teleseri Cinta dan Rahasia bisa disaksikan di NET TV mulai Senin, 6 Februari 2017 setiap jam 18.00 wib – 19.00 wib. Jangan lupa nonton ya.


Selasa, 24 Januari 2017

Novel The Playlist, Sebuah Review



Penulis : Erlin Natawiria
Cetakan pertama : September 2016
Tebal : 35 cerita, 230 halaman
Penerbit  : Grasindo

Melihat secara sepintas lembaran dalam The Playlist, membuat saya berpikir, novel ini adalah kumpulan dari 35 cerita pendek. Saya membaca judul-judul dalam 35 cerita ini dan tidak mempunyai bayangan apa kisah yang akan saya baca di buku ini. Setelah saya membacanya, ternyata saya salah. Buku ini adalah tentang tokoh yang sama, yang terbagi dalam 35 kisah dan semuanya berhubungan.



The Playlist berkisah tentang Winona, seorang penulis lepas di Yummyfood, media online yang sering menulis tentang review makanan dan rumah makan. Winona punya latar belakang wartawan musik, yang kemudian diajak membantu Ghina, sahabatnya, menulis di Yummyfood. Karena latar belakang inilah, maka dalam menulis review, Winona bukan hanya menulis tentang makanan di resto yang diulas tapi juga musik yang diputar di resto tersebut.

The Playlist juga menjadi benang merah kisah Winona. Ada kenangan Winona pada ayahnya dalam playlist lagu-lagu favoritnya. Ada kisah cinta yang terpaksa kandas. Namun ada cinta baru yang harus menunggu waktu untuk tersambung kembali. Dari sinilah judul The Playlist diambil dan lokasi cerita berada di Bandung.

Kisah tentang Winona dibuka dengan cerita berjudul La Belle Luna. Resto bercita rasa Italia ini didirikan oleh Chef Phisgetti. Chef Phisgetti mendirikan La Belle Luna untuk mengenang Bulan, istrinya yang telah wafat. Demi cintanya kepada istri, Chef Phisgetti rela pindah dari negaranya, Italia. Bukan makanan Italia yang membawa Winona pada kisah lama, tapi makanan Jepang.

Ethan adakah seorang pemuda dari masa lalu Winona. Tempat kost Winona dan Ethan dekat saja, tapi sejak putus, keduanya tak lagi berhubungan. Sampai hari itu, di kedai Ramen, Ethan menyapa Winona dan membuat sebersit kenangan muncul di benak Winona tanpa bisa Winona menolaknya. Should You Return menjadi kisah kembalinya hubungan Winona dan Ethan meski hanya sebatas teman, setidaknya itu yang diharapkan oleh Winona. 



Hubungan Winona dan Ethan tak semulus yang dibayangkan. Karena galaunya Winona dan datangnya Pria Rasi Bintang. Winona menemukan Aries, nama pria itu, ketika diminta menulis ulasan tentang restoran bernama No. 46. Aries adalah pemilik No. 46. Membaca nama restoran ini saya terkikik. Saya ingin tahu kenapa si penulis menamakan restorannya dengan nama No. 46. Semoga karena si penulisnya mengidolai Valentino Rossi, pembalap MotoGP bernomor 46, sama seperti saya. Betul?

Kondisi No. 46 membuat Winona mengalami writer’s block, yaitu keadaan di mana seorang penulis mentok nggak bisa menulis karena nggak ada ide. Saya sering mengalami writer’s block. Biasanya kalau saya mengalami ini, saya tinggalkan laptop, cari tempat makan dan makan sepuasnya. Saya tak khawatir dengan berat badan karena saya adalah ectomorph, orang yang tubuhnya sulit membangun massa otot jadi makan sebanyak apapun tubuh akan tetap ramping. Sama seperti Winona.  

Penyebab writer’s block Winona adalah tak adanya musik latar di No. 46. Sesimple itu.. tapi bagi seorang penulis yang mengalir musik di jiwanya, musik yang diputar di restoran menjadi penyemangat dan tambahan ulasan yang wajib ditulis. Menarik yang dikatakan Ethan saat Winona mengalami writer’s block, “seperti kebanyakan wanita, kamu membesarkan masalah kecil (tak ada musik latar) tersebut”. Jadi wanita sering membesarkan masalah kecil? Masa? Errrrr… kadang iya sih.

Dengan penilaian buruk pada No.46, Winona yakin ia tak mungkin datang lagi ke restoran yang telah ia anggap buruk gara-gara tak ada musik latar. Tapi ia salah. Kebetulan adalah bukan kebetulan kalau terjadi berulang. Secangkir Hot Chocolate mempertemukan Winona dengan Aries. Si pria rasi bintang datang tanpa bisa ditolak. Aries dan Ethan seperti dua makanan yang berbeda tapi kita menyukai keduanya. Seperti Salmon dan Bayam yang dimasak Aries untuk Winona. 

Kisah tentang ayah Winona terkuak di Sepotong Masa Lalu. Winona yang ditinggalkan ibunya sejak lahir, harus menerima ayahnya menikah dengan wanita lain. Perasaan kehilangan perhatian dari seorang ayah, membuat Winona menutup diri pada kehadiran ibu tirinya dan kehadiran ayahnya juga. Sampai pada titik di mana ayahnya harus pergi selama-lamanya karena sakit. Kehilangan Winona menjadi sempurna setelah ia memutuskan melepas Ethan.



Aries terus hadir dalam hidup Winona. Ia menjadi penyelamat saat Winona terpaksa Pindah kost karena kost nya tak layak lagi ditinggali. Aries menyediakan kost pengganti yang sempurna untuk Winona, yaitu di lantai atas No.46. Winona tak bisa menolak karena butuh dan sejujurnya hatinya senang karena dekat dengan Aries. Akhirnya Aries dan Ethan dipertemukan dalam sepotong Chocolate Waffle. Ethan yang berharap Winona menerima dirinya lagi, hanya bisa menyanyi You Are My Sunshine dalam hati.

Aries menyimpan misteri. Kenapa ia tak memutar musik di restorannya dan kenapa ia begitu membenci makanan Italia? Ini terjawab dalam Lies. Ibu Aries semasa hidupnya menyukai musik dan telah menggubah beberapa karya. Ayah Aries pergi sebelum Aries lahir dan tak kembali. Aries dan ibunya menanggung beban hidup bersama. Tak kuat menanggung beban, ibu Aries mengakhiri hidupnya dengan tragis diiringi musik dan meninggalkan Aries sendiri. 

Itulah kenapa Aries sangat membenci musik. Aries tahu siapa ayahnya. Ia membenci si ayah dan membenci semua hal yang berhubungan dengan negara asal ayahnya, Italia. Aries tahu ayahnya teramat dekat dengan tempat ia tinggal. Ayah Aries adalah Chef Phisgetti, pemilik restoran La Belle Luna.

Winona merasa perlu menjembatani Aries dan ayahnya agar Aries tak tercebur dalam penyesalan seperti Winona. Berhasilkah usaha Winona? Apakah Aries bisa berhubungan baik dengan ayahnya layaknya hubungan ayah dan anak? Apakah Ethan bisa meraih Winona lagi? Atau Arieskah yang beruntung memiliki hati Winona? Baca aja bukunya ya. Setiap kisah dalam The Playlist punya inti cerita. Membaca kalimat-kalimat di awal kisah-kisahnya terasa lambat. Tapi begitu membaca kalimat-kalimat di akhir kisah.. kita akan berkata.. oooo jadi begitu ceritanya.

Saya suka dengan akhir kisah Winona. Sesuai dengan harapan saya deh. Saya nggak mau spoiler ya memberi tau harapan saya, karena Anda jadi tau akhir ceritanya dan nggak seru lagi bacanya kan. Tokoh utama dalam kisah ini adalah Winona, Aries dan Ethan. Sahabat Winona, Ghina dan Leo suami Ghina, adalah tokoh pendukung. Ghina dan Leo diciptakan penulisnya sebagai penghubung Winona dan Aries karena Aries adalah teman lama Ghina dan Leo.

Hikmah yang bisa diambil dari buku ini menurut saya adalah bersahabatlah dengan masa lalu dan hadapi rasa takut. The Playlist adalah buku kedua Erlin Natawira setelah Athena: Eureka! Yang ia tulis di tahun 2013. Selain menulis buku, Erlin Natawira bekerja sebagai penulis konten paruh waktu. Erlin Natawira menyukai ramen dan warna biru serta meluangkan waktu menonton konser musik penyanyi favoritnya, sama seperti Winona. Buku The Playlist bisa dibeli di toko buku terkemuka di kota Anda.

Sabtu, 21 Januari 2017

Penyebab Penuaan Dini dan Cara Mengatasinya



Kecantikan bermula dari kulit yang sehat. Untuk kita yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, menjaga kulit agar tetap sehat butuh usaha tersendiri karena banyaknya asap kendaraan yang berpotensi bikin kulit tidak sehat. Udah gitu.. debu berterbangan dan cuaca panas juga. Kita harus melindungi kulit dengan lotion sebelum keluar rumah. Kalo problema saya sekarang ini memang soal kulit. Kulit saya cenderung kering, jadi kalau keluar rumah harus pakai body lotion dan begitu balik ke rumah harus buru-buru dibersihkan, terutama untuk kulit wajah. 


Problema kulit saya yang lain adalah penuaan. Umur yang bertambah membuat di beberapa bagian wajah tumbuh keriput. Terutama di bagian mata. Wajar sih ya karena saya kan udah kepala empat. Tapi tetep nggak rela aja gitu kalo ada keriput di sana sini. Pengennya keriput nongol kalo udah kepala 6. Keriput bisa sedikit ditutupi dengan make up. Tapi memakai make up tebal demi menutupi keriput bikin kulit nggak sehat juga.

Saya beruntung bisa tau lebih jauh soal efek penuaan pada kesehatan kulit saat menghadiri Jeunesse Media and Blogger Gathering bersama teman-teman blogger dari Kumpulan Emak Blogger di hotel Pullman Jakarta pada 10 Januari 2017 lalu. Di acara ini ada Dokter spesialis kulit, kelamin dan kecantikan Dokter Kardiana Purnama Dewi. Menurut bu dokter, kulit yang mengalami penuaan itu bukan hanya disebabkan oleh usia yang menua lho. Tapi bisa disebabkan oleh matahari. Sebab lainnya adalah gaya hidup yang buruk dan merokok. Perokok pasif bisa membuat kulit menjadi keriput.


Sebab lainnya adalah kondisi cuaca yang kurang baik. Cuaca di Jakarta ini kadang panasnya cetar tapi kadang hujan disertai angin. Polusi  dan stress juga menjadi penyebab penuaan. Banyak ya sebab-sebabnya. Makanya jangan stress ya. Dengan tidak stress minimal kita udah menghindari satu penyebab penuaan. 

Terus tanda-tanda penuaan itu apa aja? Tanda-tandanya nih yaaaa adalah kulit menjadi kering dan kasar. Kulit menjadi kendur karena kurangnya elastisitas lalu timbul kerutan-kerutan. Coba cek dibagian mata, kerutan halus paling cepat timbul di bagian mata. Kulit yang mengalami penuaan juga menjadi lebih tipis dan lebih rapuh, lebih gampang timbul memar kalo jatuh.

Tapi jangan khawatir, ada kok yang bisa kita lakukan untuk memperlambat efek penuaan pada kulit. Yaitu makan dengan gizi seimbang. Makan sehat itu penting untuk membuat kulit sehat dari dalam. Perbanyak air putih juga ya dan olahraga teratur. Minimal olahraga 30 menit tiap hari. Kalau saya juga olahraga tiap pagi.. dengan cara mondar-mandir di rumah. Emak sibuk kalo pagi kan menyiapkan bekal buat anak sekolah. 


Penting juga buat kita menggunakan tabir surya di pagi dan siang hari, apalagi kalau kita mau pergi ke luar rumah. Jangan lupa segera bersihkan wajah jika kita sudah sampai rumah. Bersihkan dengan cara yang baik dan benar hingga semua kotoran yang menempel di kulit wajah terangkat dengan sempurna. Bisa juga kita gunakan krim perawatan wajah yang sesuai dengan kebutuhan  kulit kita. Masalah krim perawatan wajah ini susah-susah gampang milihnya. Karena ada kan ya kulit yang sensitif yang nggak bisa pakai krim perawatan wajah sembarangan.

Jeunesse IA adalah sebuah produk perawatan wajah dari Amerika. Diproduksi oleh Jeunesse Global yang berpusat di Orlando, Florida USA. Jeunesse punya rangkaian perawatan keremajaan wajah yang bernama Luminesce. Luminesce adalah produk perawatan kulit anti penuaan dini. Dengan menggunakan Luminesce, kerutan di wajah berkurang, mengembalikan vitalitas dan kecerahan kulit wajah. Kulit juga tampak lebih muda, halus dan lembut. 


Di acara kemarin saya mencoba produk Luminesce yang namanya Luminesce Youth Restoring Cleanser dan Luminesce Ultimate Lifting Masque. Saya dan para teman blogger mencobanya di kulit tangan. Pertama tangan dibersihkan dengan Luminesce Youth Restoring Cleanser, ini adalah sabun pembersih wajah. Digunakan untuk mengangkat kotoran dan membersihkan sel kulit mati.

Setelah itu saya menggunakan Luminesce Ultimate Lifting Mosque. Produk ini adalah masker bening (peeling) yang bisa diangkat setelah kering. Setelah dioles ke wajah tunggu sekitar 20 menit atau hingga kering dan baru dikelupas ya. Gunanya adalah mengangkat kulit mati, mengencangkan kulit, membersihkan kulit dan mencerahkan wajah. Beneran ada bedanya lho. Penampakan kulit tangan setelah diberi Luminesce Ultimate Lifting Mosque lebih cerah dan beda dengan tangan lainnya.  


Kulit yang mengalami penuaan juga bisa diatasi dengan menggunakan produk korektif. Produk korektif aman ya karena bersifat sementara dan nggak tahan lama jadi nggak menimbulkan efek samping. Untuk kulit sensitif bisa menggunakan produk korektif, tapi kudu pilih-pilih juga produknya. Produk korektif ini dipakai sebelum memakai make up. Jadi kulit keriput akan samar dan wajah terlihat sempurna.

Jeunesse juga punya produk korektif yang namanya Jeunesse Instantly Ageless. Sesuai dengan namanya, produk ini membuat kita tampak lebih muda hanya dalam 2 menit. Produk ini kecil bener, seukuran kapsul, tapi cair. Cara makainya gampang. Oleskan Jeunesse Instantly Ageless tipis-tipis pada bagian wajah yang berkerut, tepuk-tepuk menggunakan jari tangan, lalu diamkan 2-3 menit. Jeunesse IA menyamarkan kerutan, flek hitam dan kantung mata. Bagus-bagus ya produk Jeunesse Global.

Rabu, 18 Januari 2017

Bu Menkes Nila Moeloek Minta Blogger Sosialisasikan Germas



Pelataran gedung Kemenkes RI di Jalan HR Rasuna Said pagi itu, tanggal 13 Januari  ramai sekali. Padahal jam belum menunjuk ke angka 6.30. Tenda-tenda berjejer di pinggir pelataran. Orang-orang di dalam tenda sedang sibuk menata sayuran dan buah-buahan di atas meja. Ada bazar rupanya, batin saya. Di depan jajaran tenda tadi, puluhan orang berpakaian olahraga bersiap berbaris. Acara pagi ini adalah senam bersama. Saya datang bersama teman-teman blogger untuk mendengarkan bincang bu Menteri Nila Moeloek dan ikut senam bersama. 


Saya jarang berolahraga, ngaku ya. Begitu bangun tidur, saya langsung sibuk menyiapkan anak untuk berangkat ke sekolah. Kalau bisa disebut olahraga, olahraga saya simple, yaitu mondar-mandir di dalam rumah aja. Senam pagi jaman sekarang gerakannya lebih menarik dan diiringi dengan musik kekinian. Beda dengan jaman saya dulu, jaman SKJ. Gerak senam membuat semangat saya bangkit, apalagi di barisan depan ada bu Menteri yang ikut senam juga. Masa kalah semangat sama bu Menteri sih.

Selepas senam, seperti yang telah dijanjikan, bu Menteri Nila F Moeloek menghampiri kami para blogger untuk berbincang bersama. Berbeda dengan acara Kemenkes yang sering saya datangi, bincang dengan bu Menkes pagi itu berlangsung santai. Kami duduk di hamparan karpet yang digelar di depan gedung Kemenkes. Bu Menkes menolak duduk di kursi yang telah di sediakan dan memilih duduk lesehan bersama kami.

Bu  Menkes Nila Moeloek langsung berbicara tentang GERMAS. Germas adalah gerakan masyarakat hidup sehat, sebuah program dari Kemenkes untuk membuat masyarakat lebih sehat. Masyarakat yang sehat akan menjadi masyarakat yang cerdas dan mampu memajukan bangsa. Germas dimulai dari Kemenkes dan dilanjutkan oleh kementerian yang lain, jadi lintas kementrian gitu. Germas sendiri sudah dilaunching secara resmi jadi diharapkan semua pihak aktif menyebarkan Germas. 



Program utama Germas adalah aktif bergerak, makan buah dan sayur serta cek kesehatan secara berkala. Nggak susah kan ya. Buat olahraga itu nggak perlu nunggu car free day kata bu Menkes. Kita bisa lari pagi di sekitar rumah atau bisa ajak tetangga buat olahraga bersama. Di kelurahan dan kecamatan, sudah dilakukan senam pagi bersama setiap Jumat.

Di Kemenkes, kegiatan Germas dilakukan dengan senam pagi dan streching. Lalu ada tenis meja dan bulutangkis juga. Masyarakat umum bisa bergabung ikutan olahraga di sini. Gratis kok. Tinggal datang ke Kemenkes setiap Jumat jam 6 sampai jam 9 pagi. Untuk bazar buah dan sayur seperti yang saya lihat pagi itu, diselenggarakan oleh Kemenkes sebulan sekali. Bazar buah dan sayur juga ikan ini hasil kerjasama dengan kementrian pertanian dan kementrian perikanan. Selain bazar dan senam, ada pemeriksaan kesehatan juga. Kita bisa cek kesehatan secara gratis di sini.

Bu Menkes berharap Germas dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Agar mereka tahu soal Germas harus ada sosialisasi dari banyak pihak. Nah bu Menkes berharap para blogger berperan aktif untuk ikut menyebarkan Germas. Karena blogger itu punya pembaca tersendiri ya, jadi dengan menyebarkan tentang Germas, pembacanya bisa ikutan olahraga juga.


Kelar berbincang dengan bu Nila Moeloek, saya dan teman-teman menuju meja cek kesehatan. Ada bu Kartina Rustandi, seorang pejabat Kemenkes yang menjelaskan tentang uji kebugaran.Uji kebugaran ini adalah dengan cara lari sejauh 1,6 km dan nanti di cek berapa waktu tempuh kita. Dari waktu tempuh ini terlihat deh seberapa bugarnya kita. Bu Kartina Rustandi memberi saran, kalau kita nggak biasa lari sejauh 1,6 km mulailah lari secara bertahap, misal 100 m, 200 m dan seterusnya. Lari tanpa bertahap malah nggak sehat.

Bu Kartina berbaik hati mengajak kami melihat fasilitas yang ada di Kemenkes. Ternyata ada ruang fitness nya lho.Sayangnya ruang fitness ini cuma dibuka untuk karyawan Kemenkes aja. Ruang fitness ini terbilang lengkap peralatannya. Ada barbel, alat untuk lari, alat angkat beban dan lain-lain. Ruangannya pun cukup luas. Untuk berolahraga di sini, karyawan Kemenkes harus menunjukkan ID Card nya. Fitness Centre ini gratis lho buat karyawan Kemenkes.


Saat kami menuju ruang Fitness, kami melewati ruang penitipan anak. Iya.. ada tempat penitipan anak juga di Kemenkes. Ruang Penitipan Anak digunakan oleh staff Kemenkes yang mempunyai bayi dan tidak bisa ditinggal di rumah. Jadi sang baby dibawa ke kantor dan dititipkan di sini. Orang tua bisa menengoknya kala istirahat. Perawatan bayi di ruangan ini terjamin karena pihak Kemenkes memang menempatkan pihak dari luar yang memang sudah punya sertifikasi untuk pengurusan bayi.

Bu Kartina Rustandi memberi kami oleh-oleh sebuah CD senam pagi. Kita bisa lakukan senam sendiri di rumah, ajak tetangga biar seru. Atau teman-teman blogger mau senam bersama? Yuk.