Kamis, 29 Desember 2016

MeeMaa Style Untuk Fashion Muslimah Yang Unik dan Elegan



Lingkungan keluarga bisa mempengaruhi kehidupan anak di masa depan. Anak yang lahir dari keluarga pengusaha, kemungkinan besar anak tersebut akan mengikuti jejak keluarganya menjadi pengusaha. Itulah yang terjadi pada mbak Chaera Lee. Perempuan ini mengikuti jejak keluarganya yang menjadi pengusaha. Anda yang gemar fashion terutama busana muslim pasti sudah pernah mendengar nama Chaera Lee. Mbak Chaera Lee adalah pendiri dan pemilik butik MeeMaa Style, sebuah butik baju muslim. 

Mbak Chae dan koleksi untuk Turki Fashion Week (dok.mbak Wawa BloggerCrony)



Jiwa bisnis mbak Chaera Lee sudah muncul sejak kecil. Saat kecil, mbak Chaera Lee tinggal bersama neneknya di kampung dan baru tinggal dengan ibundanya saat SMA. Karena hobby baca komik, mbak Chaera Lee kecil menyewakan komik pada teman-temannya. Komik itu disewakan dengan harga 500 rupiah per buku. Dulu.. uang 500 rupiah itu berharga banget. Uang jajan saya waktu SD juga 500 rupiah. Sekarang uang 500 rupiah cuma cukup membeli 3 buah permen.

Mbak Chae yang juga hobi menyanyi, bergabung dengan band yang sering menerima panggilan buat mengisi acara. Neneknya mulai merintis bisnis vermint waktu mbak Chae duduk di bangku SMA. Vermint adalah obat yang terbuat dari ekstrak cacing tanah yang bisa mengobati thypus, melancarkan sirkulasi darah dan lain-lain. Jiwa bisnis mbak Chae membuat ia nggak mau meminta uang dari orang tuanya. Ia mencari uang sendiri, salah satunya dengan jualan bakwan saat SMA. Waktu kuliahpun mbak Chae menyambi dengan bekerja sebagai SPG.

Koleksi MeeMaa (dok.yayat)

Lepas kuliah mbak Chae yang punya ketertarikan dengan fashion muslim mulai mendirikan bisnis sendiri. Mbak Chae serius banget dengan bisnisnya dan niat sampa kursus desain segala. Terjun ke dunia bisnis emang harus total, nggak bisa setengah-setengah. Selain niat sepenuh hati, menerjuni bisnis juga harus kuat mental menghadapi halangan dan persaingan. Untung mbak Chae tumbuh besar di keluarga pebisnis jadinya udah punya mental bisnis.

Kiprah mbak Chae di dunia fashion muslim makin besar setelah mempunyai brand sendiri, yaitu MeeMaa Style. MeeMaa Style makin berkembang seiring orang makin mengenal busana-busana hasil karya mbak Chae. Perkembangan MeeMaa Style juga nggak lepas dari dukungan keluarga. Pada 3 Desember 2016 lalu, saya melihat sendiri betapa besar dukungan keluarga pada bisnis mbak Chae.

Peresmian butik MeeMaa Style (dok.mbak wawa BloggerCrony)

Ceritanya saya diundang untuk datang ke acara peresmian butik MeeMaa Style di Rukan Sentra Bisnis Grand Galaxi City Jaka Setia Bekasi di tanggal itu. Acaranya seru loh.. bukan cuman sekedar peresmian ya tapi ada fashion show segala. Saya paling suka liat fashion show. Juga ada acara ramah tamah dengan keluarga mbak Chae. Ibunda mbak Chae hadir di sini, juga tentu saja suami mbak Chae dan ketiga anaknya dan para undangan.

Ibunda mbak Chae sangat senang bisnis anaknya berkembang. Namun ibunda juga mengingatkan agar mbak Chae jangan berpuas diri dan terus mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan nggak gampang menyerah. Ibunda mbak Chae ini sekarang menjadi penerus bisnis Vermint. Sesungguhnya yang diucapkan ibunda mbak Chae di acara kemarin ini bukan hanya bermanfaat buat mbak Chae tapi juga buat kita yang mendengarnya.

Bersama mbak Chae dan BloggerCrony (dok.mbak Wawa BloggerCrony)
















Kiprah mbak Chae bersama MeeMaa sudah mendunia. Tahun ini mbak Chae mendapatkan kesempatan menampilkan hasil karyanya di Fashion Show Turki Fashion Week. Baju-baju yang ditampilkan di Turki Fashion Week ini ditampilkan lagi saat peresmian butik MeeMaa Style di Bekasi kemarin. Selain itu ditampilkan pula koleksi MeeMaa yang pernah diperagakan dalam Indonesia Moslem Fashion Week. Saya beruntung banget bisa melihat baju-baju keren ini.

Model baju yang dibuat di MeeMaa adalah model outfit, bau panjang dan atasan serta bawahan dengan bahan yang bisa dipakai dalam keseharian. Nggak panas gitu. Warna-warnanya pun nggak bikin sakit mata dan bisa dipakai dengan warna kulit apapun. Netral gitu. Warna dusty pink, dusty grey dan dusty purple mendominasi, di mana warna-warna ini adalah warna kesukaan mbak Chae. 

Outer itu (dok.yayat)

Untuk dua acara fashion show besar, yang ditampilkan di Bekasi kemarin ada perbedaan nyata dalam hal warna dan model baju. Untuk Indonesia Moslem fashion week, baju mbak Chae lebih menonjolkan sisi dinamis dan kasual. Warna grey dan soft pink mendominasi. Model bajunya kekinian, mencerminkan pemakainya adalah pribadi yang aktif dan modern.

Sementara untuk Turki Fashion Week, warna yang mendominasi adalah elektrik blue dan hitam dengan hiasan merah, putih dan biru muda. Modelnya lebih ke baju panjang. Ini sesuai dengan tipikal mode di Turki kali ya. Desain untuk Turki Fashion Week ini nggak meninggalkan ciri khas mbak Chae yang elegan. Semua model baju mbak Chae bisa dipakai dalam acara formal dan non formal. Jangan lupa pakai high heel juga buat menyempurnakan penampilan.

Sebelum pulang, mbak Chae memberikan sebuah outer kepada saya sebagai kenang-kenangan. Saya suka banget outer ini. Saya melihat seorang undangan memakai outer ini dan mata saya sering memandangnya. Memandang outernya lho ya… karena keren banget. Outer ini panjang semata kaki dan bertudung. Benar-benar unik deh. Makanya saya seneng banget mendapat hadiah ini dari mbak Chae. Terima kasih banget ya mbak Chae.. semoga MeeMaa makin berkembang pesat dan punya cabang di mana-mana.  

3 komentar:

  1. Lucu-lucu bajunyaaaa!! Harganya berapaan Mba Yayat? kalau terjangkau lumayan jg nih buat nyari2 baju baru :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. terjangkau mbak.. ada yang 100rb, 200rb, 300rb..

      Hapus
  2. favorit aku yang outerrr... koleksi MeeMaa Style emang keren2 yah mba. Btw selamat buat mba Chae atas butik barunya.

    BalasHapus