Kamis, 22 Desember 2016

Bincang Ekonomi di Cafe BCA dan Investasi Yang Bisa Dilirik di 2017



Bicara soal perekonomian sebenarnya cukup menarik dan seharusnya kita mempelajari soal ekonomi karena hidup kita tak lepas dari ekonomi. Saya hadir pada CafĂ© BCA keempat yang bertema Economic Outlook 2017 di Menara BCA Jakarta 14 Desember 2016. Pada acara ini hadir Dr Anggawira, MM Ketua bidang organisasi, kaderisasi dan keanggotaan HIPMI. Juga hadir Moch Doddy Ariefianto, Direktur Group resiko perekonomian dan sistem keuangan pada LPS. 

Para pembicara (dok.yayat)
Pada diskusi ini pak Anggawira bilang bahwa ekonomi kita menurun pada 2010 hingga tahun kemarin karena terlalu tergantung pada komoditas. Harga sawit dan batubara turun karena kita belum mebuat produk turunannya. Tahun ini ekonomi tumbuh mencapai 5,1 persen. Diharapkan tahun depan akan tumbuh menjad 5,3 persen. Ini bukan tidak mungkin asal Indonesia tidak bergantung pada komoditas tapi pada sumber daya alam, kata pak Anggawira.

Faktor lain yang membuat ekonomi merosot adalah harga ekspor yang merosot. Pertumbuhan ekonomi yang melemah juga menjadi sebab turunnya ekonomi kita. Target APBN kita belum tercapai. Pertambangan minus karena morotarium. Kemiskinan juga masih besar karena tergantung pada infrastruktur. Beruntungnya pak Jokowi punya program Tax Amnesty. Program ini lumayan bisa menjadi faktor kenaikan ekonomi karena uang dari luar ditarik masuk ke Indonesia lagi. Tax amnesty Indonesia adalah yang terbaik di dunia.

Generasi muda Indonesia punya PR yang berat yaitu harus menggerakkan ekonomi berbasis sumber daya alam dan mendorong kesejahteraan karena kesejahteraan di Indonesia belum merata. 10% orang Indonesia menguasai 70% kekayaan negara. Ini menyebabkan tingkat kemiskinan turun tapi ketimpangan sosial naik. Untuk lebih mendongkrak pertumbuhan ekonomi maka pemerintah harus menggerakkan ekonomi berbasis maritim dan agro. 

suasana diskusi (dok.yayat)
Keadaan politik dunia bisa berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Pak Doddy menjelaskan efek kemenangan Donald Trump pada negara lain.Trump adalah pebisnis yang punya kebijakan ekonomi America First. Kebijakan Trump membuat suku bunga amerika naik. Namun sifat protektif Trump membuat banyak pertanyaan. Pak Doddy mengistilahkan ekonom Amerika “berjalan dalam kabut”. Tapi kita nggak perlu khawatir karena nilai ekspor Indonesia ke Amerika tidak besar jadi tidak terlalu terpengaruh dengan kebijakan Trump.

Pertumbuhan ekonomi berbasis wirausaha. Ekonomi kita slowdown tergantung pada komoditas. Industri blm tumbuh krn ditopang komoditas. Sawit, batubara turun krn kita blum bisa bikin produk turunannya. Anak muda harus menggerakan ekonomi berbasis sumber daya alam. Kalah jauh dengan negara tetangga. Ekonomi turun krn harga ekspor merosot. Pertumbuhan ekonomi dunia melemah. Fashion harus digenjot. Target APBN belum tercapai. Pertambangan minus karena moratorium. Kemiskinan juga masih besar karena tergantung infrastruktur.

Start Up bisa menjad model bisnis yang menjanjikan kata pak Anggawira. Tapi kebanyakan pengusaha start up tidak konsisten melakukan inovasi. Padahal inovasi adalah kunci suksesnya start up. Start Up saat ini sedang menjadi trend di kalangan pengusaha. Agar usaha ini sukses dan survive, start up harus didukung oleh pemasaran dan inovasi. Jangan sampai karena start up tidak berjalan, pengusahanya balik lagi jadi pegawai. Inovasi harus dilakukan secara berkesinambungan. 

foto bersama (dok.yayat)
Pak Anggawira mengingatkan bahwa pengusaha harus memanfaatkan sumber daya alam. Harus ada gerakan pengusaha going to the village, kata pak Anggawira. Iya saya setuju, karena sumber daya alam Indonesia ini sangat besar dan menunggu untuk diolah. Semestinya pengusaha tidak berkumpul di kota besar saja tapi menjangkau daerah pelosok di mana sumber daya alam kita ada.

Kekayaan Indonesia pada sumber daya alam membuat negara lain tak ingin Indonesia maju. Contohlah Singapura. Pendapatan per kapita Singapura jauhhhh di atas Indonesia. Tapi ini tidak murni karena ada uang Indonesia di dalamnya. Untuk mendorong banyaknya ekspor, kementrian luar negeri harus menjadi PR buat menjual produk lokal.

Bicara ekonomi pasti bicara soal investasi. Investasi apa yang menarik di 2017? Kita kan selalu butuh sandang, pangan dan papan. Maka produk-produk yang berhubungan dengan sandang, pangan dan papan akan selalu dibutuhkan. Fashion Indonesia bagus buat dikembangkan sebenernya. Fashion Indonesia banyak disukai oleh warga mancanegara. Terbukti dengan beberapa kali acara fashion kita yang bertaraf International banyak didatangi oleh pengusaha fashion internasional.'

tentang Trump (dok.yayat)
Property juga menjadi investasi yang cukup menjanjikan. Dengan adanya program tax amnesti, bisnis properti kembali menggeliat. Ada bisnis lain yang bisa dilirik yaitu bisnis franchise. Secara diam-diam franchise saat ini terus berkembang. Namun pak Anggawira mengingatkan bisnis franchise untuk terus melakukan inovasi. Kunci keberhasilan pada bisnis franchise adalah brand yang kuat. Makin kuat brand, makin besar kesempatan franchise brand tersebut sukses.  


Sektor pariwisata dan e-commerce juga menjadi bisnis andalan. Dari banyaknya investasi yang bisa dilirik tahun depan, kita tetap harus selektif. Pelajari tentang investasi yang akan kita terjuni. Minta pendapat pada orang yang mengerti tentang investasi. Untuk para penggiat bisnis, jangan lupa untuk terus melakukan inovasi. Lalu perhatikan juga suhu politik Indonesia, karena suhu politik berdampak pada berjalannya bisnis.

host (dok.yayat)

4 komentar:

  1. Katanya sih tahun 2017 kesempatan investasi di Indonesia akan lebih besar ya mba? Katanyaaa temen aku gituuu :D Semoga tahun depan situasi politik dan investasi di Indonesia lebih kondusif lagi sehingga UKM dan para pengrajin Indonesia lebih berkembang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tax amnesty berpengaruh sih mbak.. karena uang banyak masuk ke dalam negeri.. berakibat ekonomi tumbuh lumayan cerah.. orang lari ke investasi buat muter uang.. katanya gitu hehehehe

      Hapus
  2. Aku sama suamiku sedang ngobrolin investasi nich. Ada banyak pilihan investasi yang bisa dipilih. Start up menjadi satu sektor yang bisa dipilih nich untuk menjalankan bisnis y,

    BalasHapus
    Balasan
    1. start up prospeknya bagus mbak tapi inovasi kudu dilakukan terus.. soalnya semua kan serba digital sekarang

      Hapus