Selasa, 07 Juni 2016

MotoGP Catalunya, Rossi Menang, Lorenzo Jatuh

Akhirnya Valentino Rossi menuntaskan dendamnya setelah nggak finish di seri Mugello kemarin. Hari ini Valentino Rossi menjadi jawara di seri Catalunya Spanyol. Ia memenangi seri Catalunya.. horeeeee. Meski sempat turun posisi karena startnya jelek tapi Vale bisa ngacir memimpin balapan dan akhirnya menang. Namun sayang Jorge Lorenzo ketiban apes. Ia terlibat insiden dengan Iannone dan jatuh. Iannone dan Lorenzo out dari balapan. Suasana podium Moto3, Moto2 dan MotoGP penuh suasana haru. Semua pemenang memberikan tribute untuk Luis Salom. Sebelum balapan dimulai juga ada 1 minute silent untuk Luis Salom. Sebuah penghargaan tinggi untuk Luis Salom.. semoga Luis Salom bahagia melihatnya.

Balapan berlangsung dalam 25 lap. Vale memulai balapan dari posisi 5 sementara pole position dipegang Marc Marquez. Saat start.. Lorenzo melakukan start sempurna dan ngacir ke depan. Valentino Rossi merosot ke posisi 8. Di lap kedua Vale beranjak naik posisi setelah menyalip Vinales dan Iannone. Top three saat lap ketiga adalah Lorenzo, Marquez dan Pedrosa. Vale mencatat fastest lap 1:46:165. Vale mulai nyaman dengan motornya dan mengejar Dani Pedrosa. Vale nggak mendapat perlawanan berarti dari Dani Pedrosa dan sukses naik ke posisi tiga.

Kelar diovertake Vale, Pedrosa ganti diancam Vinales. Keduanya sempat terlibat battle side by side tapi Dani terpaksa kalah.. ia di posisi empat sekarang. Lorenzo masih memimpin balapan dengan selisih waktu 0.444 detik dengan Marc. Di lap kelima Vale lagi-lagi mencatat fastest lap 1:46:102 dan Vale ngebut sampai 330 km per jam. Vale makin mendekati Marc dan keduanya bertarung buat posisi 2. Vale yang digdaya berhasil memperdaya Marc di lap keenam. Vale posisi dua sekarang.

Urusan Vale belum selesai. Ia mengejar Lorenzo dan bertempur buat posisi satu. Aki-aki ini lagi menggila di Catalunya. Rider lain harus waspada. Smooth overtaking dari Vale membuatnya mengambil alih pimpinan balapan. Lap ketujuh Vale posisi pertama dan Lorenzo kedua. Nggak lama Lorenzo kena diovertake Marc juga, Lorenzo turun ketiga. Bradley Smith terpaksa out dari balapan dan balik ke garasi.

Entah apa yang terjadi dengan Lorenzo, sepertinya motornya bermasalah. Lorenzo harus pasrah diovertake Dani Pedrosa dan turun lagi ke posisi empat. Di belakang Lorenzo ada Vinales yang lagi on fire dan makin mendekat. Berbahaya buat Lorenzo. Vinales setia mencari celah untuk overtake Lorenzo, hanya soal waktu aja Vinales bisa overtake Lorenzo. Keduanya terlibat saling overtake dan Vinales berhasil membabat Lorenzo buat posisi 4 di 14 lap tersisa. Lorenzo sedang bermasalah motornya dan Vinales sedang dalam pembuktian bahwa ia pantas berada di tim Yamaha tahun depan.. jadi klop lah itu.

Penderitaan Lorenzo belum berakhir. Setelah turun posisi lagi Iannone mengancam Lorenzo berebut posisi enam. Sementara selisih Vale ke Marc adalah 0.423 detik. Marc setia memepet Vale. Di 8 lap tersisa terjadilah tragedi. Iannone lagi-lagi terlalu memaksakan diri untuk menyalip Lorenzo. Ia masuk ke racing line Lorenzo padahal Lorenzo menjelang masuk tikungan. Lorenzo miring menikung ke kiri dan ban belakang Lorenzo menyenggol ban depan Iannone yang saat itu belum dalam posisi menikung. Insiden ini sukses menarik Iannone dan Lorenzo ke gravel. Catalunya selesai untuk keduanya.

Terlihat Iannone berusaha minta maaf ke Lorenzo tapi Lorenzo marah. Iya lah Ian... kenapa dirimu nggak juga mau belajar menahan diri sih. Insiden antara Iannone dan Lorenzo akan diinvestigasi oleh Race Director setelah balapan. Sementara itu Marc juga hampir terjungkal dari motornya namun untung dia masih bisa mengendalikan motornya. Keliatan emang beberapa kali motor Marc sliding.. karena terlalu di push kali ya. Marc ngacir sampe 312 km per jam demi mengejar Vale. Usaha Marc membuahkan hasil, ia makin mendekati Vale.

Pertempuran antara Vale dan Marc pun terjadi lagi. Keduanya saling overtake dan side by side. Di 4 lap tersisa Marc berhasil overtake Vale tapi Vale cerdas overtake lagi. Menarik melihat persaingan di antara keduanya. Komentator bilang bahwa persaingan ini terjadi karena keduanya adalah rider yang nggak mau mengalami kekalahan. Di tiga lap tersisa Marc membabat Vale, Marc memimpin balapan sekarang. Tapi tenang.. Vale masih kuat dan ia akan memberikan perlawanan balik.

Benar aja.. di 2 lap tersisa Vale overtake Marc dari sebelah dalam dan ini membuat Vale kembali memimpin balapan. Marc membuat kesalahan juga di sini jadi sukses diovertake Vale. Vale langsung push hard motornya dan ngacir. Jarak keduanya menjauh hingga 1,3 detik. Marc juga nampaknya menyadari kekhilafannya dan nggak berupaya lagi buat mengejar. Hasil ini bertahan sampai finish... Vale finish duluan dan Marc finish kedua. Di belakangnya ada Dani Pedrosa yang finish ketiga. Saya sungguh puas dengan hasil ini. Kemenangan Vale memang belum mengubah posisi Vale di klasemen sementara tapi ini memperpendek jarak poin dengan Lorenzo.

Ada moment menarik di parc femme Catalunya. Setelah nggak tegur-teguran sejak Sepang Clash akhirnya Valentino Rossi dan Marc Marquez bersalaman memberi selamat. Kan besok puasa yaaaa jadi kudu maaf-maafan heheheh. Sebenernya ini respect mereka buat Luis Salom. Vale bilang setelah minggu yang berat (karena kehilangan Luis Salom) maka (salaman dengan Marquez) adalah hal yang baik untuk dilakukan. Namun dengan alasan apapun... sungguh senang melihat keduanya tegor-tegoran lagi. Untuk Iannone.. race director memutuskan Ian dapet 4 poin penalty dan kudu start dari belakang di seri Assen Belanda 26 Juni 2016. Poor Ian..

Berikut ini adalah hasil selengkapnya seri Catalunya (1-17) : Valentino Rossi – Marc Marquez – Dani Pedrosa – Maverick Vinales – Pol Espargaro – Cal Crutchlow – Andrea Dovizioso – Alvaro Bautista – Danilo Petrucci – Hector Barbera – Jack Miller – Stefan Bradl – Eugene Laverty – Tito Rabat – Michele Pirro – Scott Redding – Yonny Hernadez. Yang tidak finish adalah : Aleix Espargaro – Jorge Lorenzo – Andrea Iannone – Bradley Smith.

Posisi klasemen sementara adalah (1-22) : Marc Marquez (125 poin) – Jorge Lorenzo (115 poin) – Valentino Rossi (103 poin) – Dani Pedrosa (82 poin) – Maverick Vinales (72 poin) – Pol Espargaro (59 poin) – Aleix Espargaro (49 poin) – Hector Barbera (49 poin) – Andrea Dovizioso (43 poin) – Andrea Iannone (41 poin) – Eugene Laverty (39 poin) – Bradley Smith (29 poin) – Stefan Bradl (29 poin) – Alvaro Bautista (29 poin) – Danilo Petrucci (24 poin) – Cal Crutchlow (20 poin) – Michele Pirro (19 poin) – Scott Redding (16 poin) – Tito Rabat (13 poin) – Loris Baz (8 poin) – Jack Miller (7 poin) – Yonny Hernandez (3 poin).


Sumber : MotoGP.com, dimuat juga di Kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar